Pengungsi dari Sri Lanka 'karena ekonomi, bukan suaka': IOM

Pengungsi dari Sri Lanka 'karena ekonomi, bukan suaka': IOM

Pengungsi dari Sri Lanka 'karena ekonomi, bukan suaka': IOM

Terbit 7 November 2012, 10:44 AEDT

Organisasi Buruh Internasional mendukung pandangan Australia bahwa beberapa dari mereka yang mengungsi ke Australia dari Sri Lanka adalah pengungsi  karena alasan ekonomi, bukan pencari suaka.

Jumlah warga Sri Lanka yang berusaha mengungsi ke Australia dengan menggunakan kapal telah meningkat sebanyak 25 kali lipat selama 12 bulan terakhir, dari 211 kedatangan dari laut pada tahun 2011 menjadi lebih dari 5,300 sampai saat ini pada tahun 2012.

Kepala misi International Organisation for Migration (IOM) di Sri Lanka, Richard Danziger, mengatakan kepada Radio Australia bahwa keamanan di pesisir pantai telah dibuat "sangat tidak ketat" oleh pemerintah Sri Lanka.

"Selama terjadinya peperangan dan pada bulan-bulan setelahnya, ada banyak halangan untuk nelayan dan sebagainya, tapi ini tidak lagi ada dan perahu-perahu bisa meninggalkan Sri Lanka secara lebih mudah," katanya.

Faktor Ekonomi

Richard Danziger mengatakan salah satu faktor yang mendorong warga Sri Lanka ke Australia adalah situasi ekonomi mereka.

IOM bekerja sama dengan pemerintah Australia untuk memulangkan warga Sri Lanka yang lebih memilih pulang daripada menunggu bertahun-tahun di Australia atau Nauru.

The IOM is working with the Australian Government helping repatriate the Sri Lankan's who chose to return home rather than wait for years in detention centres in Australia or on Nauru.

Dia mengatakan banyak yang telah memilih pulang ke Sri Lanka pada awalnya meninggalkan negara asal mereka secara sukarela untuk mencari pekerjaan

"Ini yang sering kami dengar, orang-orang mengatakan bahwa mereka hanya ingin mencari penghidupan yang lebih baik," katanya.

Minggu lalu, menteri imigrasi Australia, Chris Bowen, mengirimkan 26 pria yang datang dengan perahu kembali ke Sri Lanka, mengatakan mereka adalah pengungsi ekonomi.

"Kami tentunya telah mengembangkan prosedur yang sangat baik untuk menangani klaim pencari suaka yang asli, tapi kami tidak akan membantu orang yang tidak memiliki klaim untuk menggunakan sistem ini," kata Chris Bowen.

Pria-pria yang memilih untuk kembali ke Sri Lanka, menurut Richard Danziger, seringkali kembali ke dalam ekonomi yang sulit, sering dengan utang yang sangat besar kepada penyelundup manusia.