Kongres Partai Komunis Cina segera lantik pemimpin baru

Kongres Partai Komunis Cina segera lantik pemimpin baru

Kongres Partai Komunis Cina segera lantik pemimpin baru

Diperbaharui 8 November 2012, 11:05 AEST

Partai Komunis Cina akan menggelar kongres hari ini yang akan mengumumkan pergantian pemimpin sekali dalam satu dasawarsa.

Kongres tujuh-hari itu diperkirakan akan meresmikan Xi Jinping sebagai pemimpin baru Cina, menggantikan Presiden Hu Jintao, sedangkan Li Keqiang akan menggantikan Wen Jiabao sebagai Perdana Menteri.

Susunan Komite Politbiro masih dirahasiakan.

Presiden Hu diperkirakan akan mengucapkan pidato pada pembukaan kongres yang akan memuji kemajuan ekonomi Cina selama 10 tahun terakhir, tapi juga mengakui bahwa Cina masih menghadapi banyak tantangan.

Presiden baru

Xi Jinping, 59 tahun, adalah putra dari mantan wakil perdana menteri dan mantan ketua Parlemen yang berhaluan reformis, Xi Zhongxun, yang membuatnya seperti "pangeran", satu dari banyak putra-putri pemimpin Cina, baik yang masih menjabat, sudah pensiun atau meninggal, yang memiliki privilege.

Ia dibesarkan di kalangan elit partai dan kemudian menyaksikan ayahnya disingkirkan dari kekuasaan sebelum Revolusi Kebudayaan, sementara Xi sendiri hidup sengsara selama bertahun-tahun di pedalaman, sebelum berusaha masuk universitas dan kemudian kekuasaan.

Xi, yang dianggap sebagai seorang reformer yang hati-hati, sudah lama dipandang sebagai calon pengganti Presiden Hu.

Menikah dengan seorang penyanyi terkenal dan pernah memimpin Shanghai, kota paling kaya dan mempesona di Cina, Xi memiliki gaya politik yang terkendali tapi kadang blak-blakan.

Ia pernah mengeluh tentang pidato dan tulisan para pejabat yang penuh dengan jargon partai dan menuntut cara bicara yang lebih lugas.

Xi kuliah di jurusan teknik kimia di Universitas Tsinghua di Beijing, sebuah sekolah elit dimana Hu juga belajar. Xi kemudian meraih gelar doktor dalam teori Marxist di Tsinghua.

Topik: