Aksi bakar diri lagi oleh warga Tibet, Dalai Lama prihatin

Aksi bakar diri lagi oleh warga Tibet, Dalai Lama prihatin

Aksi bakar diri lagi oleh warga Tibet, Dalai Lama prihatin

Terbit 13 November 2012, 9:45 AEDT

Dua lagi warga Tibet telah tewas dalam aksi bakar diri terpisah, dan Dalai Lama menuduh pemerintah Cina tidak serius menginvestigasi insiden-insiden itu.

Menurut media resmi Cina, jumlah orang yang membakar diri sejak Kongres Partai Komunis Cina dimulai minggu lalu telah meningkat menjadi sembilan.

Kedua insiden paling akhir itu terjadi pada hari Senin di Tongren, provinsi Qinghai, Cina barat laut.

Kantor berita AFP mengutip kelompok Free Tibet yang berbasis di Inggris, salah seorang pemrotes adalah seorang pria berusia sekitar 25 tahun, bernama Nyingkar Tashi, yang membakar diri pada upacara doa bagi seorang ibu muda yang membakar diri di daerah itu bulan ini.

Ia dilaporkan berseru bagi kemerdekaan Tibet dan "hidup Dalai Lama".

Jumlah insiden bakar diri memrotes pemerintah Cina di Tibet terus terjadi sejak 2009.

Pemerintah Tibet dalam pengasingan di India menghitung, sebelum i nsiden paling akhir itu, 69 orang telah membakar diri, 54 diantaranya berakibat kematian.

Dalai Lama bereaksi

 

Sementara itu,  Dalai Lama mengatakan, pemerintah Cina tidak serius mengusut penyebab meningkatnya aksi bakar diri oleh warga Tibet.

Pemimpin Tibet dalam pengasingan itu berkomentar di depan wartawan di Okinawa, Jepang, pada tahap terakhir kunjungan 12 harinya di negara itu.

"Cina tidak mengusut dengan serius untuk menghentikan insiden-insiden itu, dan hanya mengritik saya."

Di sela-sela kongres pada hari Jum'at, para pejabat Partai Komunis Tibet dengan marah mengecam Dalai Lama dan "separatis" Tibet di luar negeri, menuduh mereka mendalangi aksi bakar diri untuk mengobarkan kerusuhan.

Topik: