Infrastruktur Myanmar rusak oleh gempa

Infrastruktur Myanmar rusak oleh gempa

Infrastruktur Myanmar rusak oleh gempa

Diperbaharui 13 November 2012, 12:20 AEDT

Gempa pada akhir pekan di Myanmar tengah menghancurkan puluhan gedung dan menyebabkan banyak orang takut kembali ke rumah mereka.

Paling sedikit 13 orang tewas dalam gempa berkekuatan 6.8.

Puluhan lainnya mengalami cedera.

Regu-regu pertolongan kesulitan mencapai daerah-daerah yang paling parah dilanda gempa, tapi kelompok bantuan itnernasional CARE berhasil mengunjungi beberapa kota kecil dan sudah mulai menilai tingkat kerusakan.

Thura Thun, koordinator respon darurat CARE, mengatakan kepada Radio Australia, paling tidak 22 gedung pemerintah, 25 biara dan empat sekolah ambruk sama sekali, dan banyak bangunan lainnya rusak berat.

Gempa pertama disusul oleh serangkaian guncangan susulan, dan banyak orang tidur di luar, takut untuk kembali ke rumah mereka.

Rumah sakit lokal juga merawat pasien dalam tenda-temda karena kuatir gedung-gedung mungkin rentan terhadap guncangan.

Pihak berwenang memberikan bantuan dan paket makanan kepada para korban.

Akan tetapi, pejabat PBB di Yangon, Ashok Nigam, memperingatkan, persediaan bantuan mungkin menipis karena krisis kemanusiaan di negara bagian Rakhine.

 

 

Topik: