AS, Jepang dan Korut sambut pemimpin baru Cina

AS, Jepang dan Korut sambut pemimpin baru Cina

AS, Jepang dan Korut sambut pemimpin baru Cina

Diperbaharui 16 November 2012, 9:43 AEST

Amerika Serikat berharap Cina akan memainkan peranan yang lebih besar dalam penyelesaian masalah-masalah dunia, sedangkan Jepang menyatakan berharap untuk memupuk hubungan yang "saling menguntungkan".

Xi Jinping telah ditegaskan sebagai pemimpin baru Cina - mengambil-alih jabatan dari Presiden Hu Jintao sebagai sekjen partai.

Ia akan secara resmi dilantik menjadi presiden awal tahun depan, dengan wakil perdana menteri yang sekarang, Li Keqiang, sebagai perdana metneri.

Menyusul pengumuman itu, Amerika Serikat menyatakan harapan agar para pemimpin baru Cina memainkan peranan lebih besar dalam penyelesaian masalah-masalah global.

Seorang jurubicara mengatakan, hubungan Amerika Serikat dengan Cina merupakan prioritas Presiden Obama pada saat ia memasuki masa jabatan kedua.

Dikatakan, kepemimpinan Beijing sangat penting dalam masalah-masalah Korea Utara, Iran, perubahan iklim dan ekonomi global.

Kim Jong-Un, pemimpin Korea Utara, yang menganggap Cina sebagai sekutu terdekat dan tergantung pada Cina untuk bantuan ekonomi, mengirim ucapan selamat kepada Xi Jinping.

Sementara Jepang menyatakan harapan untuk memupuk hubungan yang "saling menguntungkan" dengan para pemimpin baru Cina.

Kedua negara masih terlibat sengketa sengit memperebutkan kedaulatan sebuah gugusan pulau di Laut Cina Timur.