PNG didesak tangani KDRT

PNG didesak tangani KDRT

PNG didesak tangani KDRT

Diperbaharui 18 November 2012, 11:55 AEDT

Organisasi medis kemanusiaan, Medecins Sans Frontieres (MSF), mengatakan, kekerasan terhadap wanita di Papua New Guinea merupakan suatu "krisis kemanusiaan".

Statistik yang sering dikutip tentang kekerasan dalam rumah-tangga dan kekerasan seksual di PNG adalah bahwa dua-pertiga wanita yang sudah menikah pernah dipukuli suami.

MSF memberi perawatan kepada ratusan korban KDRT dan korban kekerasan seksual di dua pos.

Ketua MSF, Dr Unni Karunakara, mengunjungi kedua pos itu, di Lae di pesisir utara dan di Tari di dataran tinggi selatan, dan berusaha menyakinkan pemerintah agar berbuat lebih banyak untuk menangani masalah itu.

Dr Karunakara mengatakan, tingkat kekerasan terhadap wanita di PNG sangat mengejutkan bagi sebuah negara yang bukan dalam keadaan perang atau konflik.