Sistem peradilan Mesir protes dekrit baru Presiden

Sistem peradilan Mesir protes dekrit baru Presiden

Sistem peradilan Mesir protes dekrit baru Presiden

Diperbaharui 25 November 2012, 11:40 AEDT

Para hakim dan pegawai pengadilan di Mesir ikut dalam protes yang merebak menentang keputusan Presiden Mohammed Morsi yang membebaskan dirinya dari jangkauan aturan hukum.

Polisi di Mesir sebelumnya bentrok dengan demonstran di Kairo di tengah kemarahan menyangkut dekrit yang memberi Presiden Morsi wewenang baru yang luas itu.

Dekrit presiden itu melarang diperkarakannya keabsahan hukum semua keputusan Presiden.
 
Menurut para saksimata, polisi menggunakan pentungan dan gas air mata untuk membubarkan protes terhadap Presiden Morsi di luar gedung pengadilan Kairo.
 
Di dalam gedung, para anggota Majelis Yudisial Agung Mesir melangsungkan sidang darurat membahas dekrit itu.
 
Menurut Majelis, dekrit itu merupakan serangan yang belum pernah terjadi terhadap kemandirian sistim peradilan Mesir.
 
Mereka menuntut Presiden Morsi agar mencabutnya, dan perhimpunan hakim Mesir menyerukan segera digelarnya aksi mogok sebagai protes terhadap keputusan itu.
 
Akan tetapi ada juga sejumlah demonstrasi yang mendukung Presiden Morsi.
 
Partainya, Ihwanul Islam, menyerukan digelarnya aksi satu hari oleh aktivis pro-pemerintah minggu depan.