Taliban serang prosesi kaum Syiah, 5 tewas

Taliban serang prosesi kaum Syiah, 5 tewas

Taliban serang prosesi kaum Syiah, 5 tewas

Diperbaharui 26 November 2012, 9:42 AEDT

Untuk hari kedua berturut-turut, terjadi serangan bom terhadap iring-iringan Syiah di Pakistan baratlaut, menewaskan lima orang dan melukai sekitar 90 lainnya.

Bom meledak di kota Dera Ismail Khan dimana delapan orang tewas di hari Sabtu oleh suatu ledakan dekat iring-iringan umat Syiah yang merayakan hari Asyura.

Taliban telah menyatakan bertanggungjawab atas ledakan hari Sabtu itu, yang korbannya kebanyakan adalah anak-anak.
 
Seorang pejabat pemerintah di ibukota regional, Peshawar, mengatakan, pengusutan awal menunjukkan bom hari Minggu itu ditaruh dalam sebuah toko, tapi polisi sedang mengusut kemungkinan terlibatnya pembom bunuh diri.
 
Jurubicara Taliban Pakistan telah mengaku bertanggungjawab atas pemboman itu dan mengancam akan melancarkan lagi serangan.
 
Ia mengulangi lagi ancaman yang dikeluarkan hari Sabtu, bahwa Taliban telah menugaskan orang-orang untuk melancarkan serangan bom bunuh diri di seluruh negeri terhadap golongan masyarakat minoritas Syiah.
 
Taliban Pakistan juga mengaku bertanggungjawab atas serangan bom bunuh diri yang menewaskan 23 orang hari Kamis di prosesi kaum Syiah di kota Rawalpindi.
 
Pakistan telah menugaskan puluhan ribu polisi dan pasukan paramiliter dalam upaya menghindarkan bentrokan antar golongan atau serangan terhadap prosesi Asyura, dimana kaum Syiah memperingati kematian Hussein, cucu Nabi Muhammad, yang dibunuh di abad tujuh.
 
Pihak berwenang sudah memerintahkan ditingkatkannya penjagaan keamanan, dimana layanan ponsel --yang sering digunakan untuk memicu ledakan bom-- dibekukan di kota-kota besar.
 
Umat Syiah, yang merupakan golongan minoritas di Pakistan, memperingati bulan Muharram yang puncaknya jatuh pada hari Asyura dihari Minggu.