Taiwan menolak partai Jeremy Lin

Taiwan menolak partai Jeremy Lin

Taiwan menolak partai Jeremy Lin

Diperbaharui 27 November 2012, 8:44 AEDT

Otoritas Taiwan menolak permohonan dibentuknya partai baru dengan nama pemain basket warga Amerika keturunan Asia Jeremy Lin.

Partai Jeremy Lin mendapat dukungan 30 orang seperti yang disyaratkan dalam undang-undang Taiwan, namun kemudian permohonan partai tersebut tidak disetujui oleh Menteri Dalam Negeri Tawian.

"Menurut undang-undang, partai politik tidak diperbolehkan menggunakan nama orang sebab hal itu akan dianggap menyesatkan masyarakat, kata  Lin Ching-chi, wakil  ketua urusan publik Kementerian Dalam Negeri.

Menurut sejumlah pejabat partai tersebut bertujuan untuk dapat memberikan fasilitas kesehatan secara gratis kepada semua orang di Taiwan.

Taiwan adalah negara yang mempunyai banyak partai dimana partai yang ke 230 permohonannya dikabulkan minggu lalu.

Lin, yang orangtuanya dari Taiwan, menjadi bintang sehingga muncul fenomena "Linsanity" di New York pada akhir musim lalu, dimana para pendukungnya terbuai dengan caranya melemparkan bola dan keahlian merebut bola basket. 

Atlit berusia 23 tahun tersebut baru saja menandatangani kontrak selama tiga tahun dengan Houston Rockets senilai $25 juta.