Australia diminta pelopori kampanye larang asbes

Australia diminta pelopori kampanye larang asbes

Australia diminta pelopori kampanye larang asbes

Diperbaharui 30 November 2012, 12:04 AEST

Suatu delegasi internasional yang berkampanye menentang penggunaan asbestos mengatakan telah mendapat respons yang positif dari Menlu Australia, Bob Carr.

Suatu delegasi internasional telah bertemu dengan Menlu Australia Bob Carr untuk mengimbau Australia agar memelopori kampanye bagi dilarangnya asbestos di seluruh dunia.

Delegasi itu Kamis malam berbicara di depan Dewan Partai Buruh New South Wales, dimana diluluskan suatu mosi yang menyerukan Australia memimpin kampanye untuk melarang absestos di seluruh dunia.
 
Delegasi yang anggotanya berasal dari India, Kanada dan Laos itu mengatakan, dunia perlu berani tegas menghadapi Cina, Russia dan Kazakhstan, yang mengisi kekosongan yang ada di Asia setelah Kanada meninggalkan penambangan asbestos.
 
Paparan terhadap asbestos --atau yang di Indonesia dikenal sebagai asbes-- bisa menimbulkan penyakit serius, diantaranya kanker mesothelioma, dan Uni Eropa telah melarang penggunaannya.
 
Anggota delegasi dari Kanada, Larry Stoffman, mengatakan, Australia hendaknya menindak-lanjuti apa yang telah dilakukan negeri ini sejak diambilnya tindakan terhadap perusahaan Australia, James Hardie, yang dulu membuat asbestos.
 
Ia mengatakan, Australia dan Kanada sudah meninggalkan industri asbestos, tapi bahan tersebut masih terus digunakan di negara-negara Asia.
 
"Perjuangan ini mungkin akan terus berlanjut selama beberapa dasawarsa. Russia dan Cina telah meningkatkan produksi asbestos, dan bersama Kazakhstan mengekspornya ke negara-negara yang sama," kata Stoffman.
 
Dikatakannya, India mendapatkan semakin banyak asbestos dari Russia, sementara Laos memperolehnya dari Cina, Russia dan Kazakhstan.