Pengusaha Australia yang ditahan di Filipina mengeluh

Pengusaha Australia yang ditahan di Filipina mengeluh

Pengusaha Australia yang ditahan di Filipina mengeluh

Terbit 1 December 2012, 12:03 AEDT

Seorang pengusaha Australia yang ditahan di Filipina mengeluh karena pemerintah Australia dikatakannya tidak berbuat secukupnya untuk membebaskannya.
 

Wartawan Radio Australia melaporkan, pengusaha bernama Danny Jovica mengaku pihak berwenang telah melakukan kekeliruan ketika menangkapnya karena bekerja tanpa dilindungi visa yang berlaku.

Danny Jovica telah bekerja di sektor pertambangan di Filipina selama 6 tahun.

Tiga pekan yang lalu ia ditahan karena tidak memiliki visa kerja yang berlaku dan sejak itu masuk dalam tahanan imigrasi.

Melalui telefon ia menyampaikan kepada Radio Australia bahwa seorang mitra usahanya yang kemudian tidak senang kepadanya menyogok pejabat imigrasi agar menahannya.

Para pejabat konsuler Australia sudah beberapa kali menjenguknya, dan Departemen Luar Negeri Australia mengatakan mengetahui dan sedang mengurus kasus tersebut.