Inggris sarankan Israel batalkan pembangunan rumah baru di Jerussalem

Inggris sarankan Israel batalkan pembangunan rumah baru di Jerussalem

Inggris sarankan Israel batalkan pembangunan rumah baru di Jerussalem

Diperbaharui 2 December 2012, 12:53 AEST

Inggris bergabung dengan Amerika menyatakan keprihatinan atas keputusan Israel untuk membangun 3000 rumah baru di wilayah pendudukan Israel di Jerusalem Timur dan Tepi Barat.

Langkah tersebut diambil Israel, dua hari setelah hasil pemungutan suara dalam sidang Majelis Umum PBB memberikan pengakuan terhadap Palestina sebagai negara pengamat non-anggota PBB.

Menlu Inggris, William Hague mengatakan pemerintah Inggris telah menyarankan kepada Israel untuk membatalkan keputusan tersebut.

Sebelumnya Menlu Amerika, Hillary Clinton juga telah mengatakan kepada pejabat tinggi Israel di Washington bahwa tindakan tersebut merupakan langkah mundur dalam upaya membawa perdamaian di Timur Tengah.