Jepang ancam tembak jatuh roket Korut

Jepang ancam tembak jatuh roket Korut

Jepang ancam tembak jatuh roket Korut

Diperbaharui 3 December 2012, 9:52 AEST

Jepang mengancam akan menembak jatuh sebuah roket Korea Utara yang dikatakan Pyongyang mungkin akan diluncurkan minggu depan.

Rejim Kim Jong-un bersikeras, roket tersebut, yang dikatakan akan meluncur ke selatan diatas Filipina dan Australia dan kemudian memasuki orbit, membawa sebuah satelit komunikasi.

Namun Amerika Serikat, Korea Selatan dan Jepang semuanya mengatakan, peluncuran itu sebenarnya adalah uji coba rudal balistik, dan Korea Utara sedang berusaha menguasai teknologi untuk menembakkan rudal jarak jauh yang suatu hari kelak mampu membawa hulu ledak nuklir.

Peluncuran roket Korea Utara sebelumnya pada bulan April berakhir dengan kegagalan ketika roket itu pecah dan jatuh ke Laut Kuning hanya kira-kira satu menit setelah tinggal landas.

Setelah kejadian itu, muncul desas-desus di Pyongyang bahwa dua orang ilmuwan roket hilang.

Perdana Menteri Jepang, Yoshihiko Noda, mengancam akan menembak jatuh jika roket berikutnya berhasil diluncurkan dan mengancam wilayah Jepang.

"Menteri Pertahanan telah mengeluarkan perintah untuk mempersiapkan pencegatan dan pertahanan terhadap rudal balistik," katanya.

"Jika Korea Utara jadi melaksanakan peluncuran, ini sungguh sangat disesalkan.

"Bukan hanya Jepang, tapi seluruh komunitas internasional harus mengambil langkah-langkah keras menghadapi ini."

Peluncuran itu diperkirakan akan dilakukan dalam kurun waktu 12 hari mendatang mulai hari Senin - dalam kurun waktu mana rakyat pemilih Korea Selatan akan memberikan suara mereka untuk memilih seorang presiden baru.