Operasi PBB di Suriah ditangguhkan

Operasi PBB di Suriah ditangguhkan

Operasi PBB di Suriah ditangguhkan

Diperbaharui 4 December 2012, 8:32 AEST

PBB menyatakan operasi pemantauan di Suriah ditangguhakan karena khawatir masalah keamanan dan meluasnya konflik horizontal.

Keputusan tersebut diambil bersamaan dengan pernyataan Amerika yang menyatakan keprihatinan terhadap rezim presiden Bashar al-Asyaad yang kemungkinan akan menggunakan senjata kimia.

Juru bicara PBB Martin Nesirky mengatakan kepada wartawan bahwa PBB telah mulai menarik seperempat pasukkan dari 100 personel yang ditempatkan di Suriah.

"Kami dapat mengkonfirmasikan bahwa PBB di Suriah akan menarik pasukan internasional yang tidak penting dengan segera," kata Nesirky.

"PBB juga akan menangguhkan misi pemantauan keamanan di Suriah hingga pengumuman lebih lanjut."

Konflik terus menerus yang terjadi telah menelan korban ribuan jiwa sejak Maret 2011.

Sementara itu presiden Asaad mendapat tekanan yang semakin tinggi dari sejumlah kelompok pemberontak.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton mengatakan Gedung Putih sudah memikirkan kondisi terburuk yang akan terjadi di Suriah.

"Cukup untuk mengatakan, kami jelas berencana akan melakukan tindakan bila kondisi terburuk terjadi."

Dalam pernyataan di televisi, seorang pejabat Kementrian Luar Negeri mengatakan bahwa Suriah tidak akan, dalam kondisi apa pun menggunakan senjata kimia terhadap rakyatnya sendiri, dan bila senjata kimi tersebut ada'.