Angka kematian taufan Bopha di Filipina melewati 300

Angka kematian taufan Bopha di Filipina melewati 300

Angka kematian taufan Bopha di Filipina melewati 300

Diperbaharui 6 December 2012, 12:15 AEST

Angka kematian akibat taufan Bopha yang melanda Filipina telah meningkat menjadi lebih dari 300 dengan ratusan lainnya hilang.

Regu-regu penolong kesulitan mencapai daerah-daerah bencana yang terisolir oleh banjir dan tanah longsor.

Taufan Bopha melanda Pulau Mindanao pada hari Selasa, menumbangkan pohon-pohon dan menghancurkan ribuan rumah dengan angin berkecepatan hingga 210 kilometer per jam sebelum mereda dan bergerak menuju ke Laut Cina Selatan.

Seluruhnya 253 orang tewas di dan sekitar kota New Bataan dan Monkayo oleh tanah longsor dan banjir mendadak yang ditimbulkan oleh badai disana.

21 orang tewas di bagian-bagian lain Mindanao dan di pulau-pulau di Filipina tengah.

Mayat-mayat yang terbungkus lumpur diangkut dengan truk-truk militer dan diletakkan berjajar diatar terpal, dimana sanak keluarga menangis dan meratap ketika mengidentifikasi anggota keluarga mereka yang hilang.

279 orang masih hilang dan 339 lainnya dirawat karena mengalami luka-luka.

Sekitar 178,000 orang masih berada di pusat-pusat evakuasi, sebagian besar gedung sekolah, gedung olahraga dan gedung pemerintah lainnya.
 

Typhoon Bopha death toll passes 200 Video: Typhoon Bopha death toll passes 200 (ABC News)
 

Sementara itu, tim SAR masih kesulitan mencapai daerah-daerah yang terisolir oleh badai, dimana lebih banyak lagi korban mungkin akan ditemukan.

Presiden Benigno Aquino mengatakan, ia berharap, Filipina belajar dari bencana nasional yang sering terjadi, termasuk kira-kira 20 badai yang terjadi tahun ini.