Tak ada respon hangat di konferensi iklim Doha

Tak ada respon hangat di konferensi iklim Doha

Tak ada respon hangat di konferensi iklim Doha

Terbit 6 December 2012, 12:42 AEDT

Muncul rasa frustrasi yang semakin besar pada lambannya laju pembicaraan di Konferensi Perubahan Iklim PBB di Doha.

Amerika Serikat memprakarsai pembahasan mengenai pemberian kompensasi kepada negara-negara miskin atas kerugian yang diderita akibat perubahan iklim, tapi seorang jurubicara negara-negara pulau yang kecil mengatakan, hal itu tidak perlu jika negara-negara kaya berkomitmen untuk mengurangi emisi mereka.

Dari Doha, Simpson Abraham, dari Proyek Adaptasi Perubahan Iklim Pasifik di Federasi Mikronesia mengatakan kepada Radio Australia, negaranya tidak mampu melakukan mitigasi erosi dan membutuhkan bantuan donor internasional.

"Kami sedang mempertimbangkan opsi adaptasi lainnya, seperti membangun tembok laut, menguruk daerah pesisir, menanam pohon dan membangun rumah diatas baja atau melakukan relokasi ke tempat yang lebih tinggi.

"Pemerintah sendiri tidak dapat mendanai proyek-proyek dan kami berharap dapat paling tidak menarik bantuan dari para donor," katanya.