Gempa kuat lagi di Jepang

Gempa kuat lagi di Jepang

Gempa kuat lagi di Jepang

Diperbaharui 8 December 2012, 11:19 AEST

Ribuan orang melarikan diri setelah sebuah gempa kuat mengguncang pesisir Jepang timur-laut, mencetuskan gelombang tsunami setinggi satu meter di daerah yang terkena dampak bencana Fukushima tahun lalu.

Penduduk didesak untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi ketika gempa 7,3 mengguncang daerah itu.

Saluran telepon penuh, menyulitkan upaya evakuasi sampai peringatan tsunami dicabut dua jam kemudian.

Biro meteorologi mengatakan, gelombang tsunami itu mencapai pantai lewat pukul 6 petang pada hari Jum'at di Ishinomaki, kota yang dilanda tsunami 2011.

Tidak ada laporan segera tentang korban yang tewas menyusul gempa tersebut.

Saluran NHK melaporkan, 10 orang terluka, termasuk seorang wanita berusia 36 tahun di prefektur Ibaraki yang kejatuhan lemari pakaian.

Tsunami kecil

Beberapa tsunami kecil juga tercatat, termasuk gelombang 40 sentimeter di Soma, sebuah kota sedikit di luar zona evakuasi yang dinyatakan di sekitar PLTN Fukushima setelah bencana tahun lalu.

Perusahaan listrik Tokyo (TEPCO) mengatakan, tidak dilaporkan adanya masalah di sarana yang ditutup itu.

NHK melaporkan, 5,000 orang lari dari prefektur Miyagi, daerah yang dilanda bencana tahun lalu.

Gempa yang disusul dengan gelombang tsunami Maret tahun lalu menewaskan hampir 20,000 orang dan mencetuskan krisis nuklir terburuk di dunia dalam kurun waktu 25 tahun.

Gempa paling akhir itu juga mengguncang gedung-gedung di Tokyo.

Bandara Narita di luar Tokyo kembali beroperasi setelah ditutup sebentar untuk diperiksa.

Perdana Menteri Yoshihiko Noda membatalkan kampanye di Tokyo menjelang pemilu 16 Desember tapi tidak ada rencana segera untuk menggelar sidang khusus kabinet.

Anggaran untuk gedung tahan gempa merupakan issue penting pemilu.