Perawat yang terima telepon hoax Kate ditemukan meninggal

Perawat yang terima telepon hoax Kate ditemukan meninggal

Perawat yang terima telepon hoax Kate ditemukan meninggal

Terbit 8 December 2012, 10:53 AEST

Telepon hoax atau mengecoh oleh sebuah setasiun radio di Australia yang menanyakan tentang kondisi kesehatan isteri Pangeran William yang sedang hamil, Kate, telah berakhir tragis.

Seorang perawat yang menerima telepon dari setasiun radio di Sydney itu ditemukan meninggal.

Jacintha Saldanha, yang menerima telepon itu dan meneruskannya kepada perawat yang bertugas, ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di apartemennya.

Ia dinyatakan meninggal di tempat itu oleh tim paramedik, dan polisi mengatakan tidak menganggap kematiannya sebagai mencurigakan.

Minggu ini, presenter 2Day FM, Mel Greig dan Michael Christian, menilpun rumah sakit itu, berpura-pura sebagai Ratu Elizabeth dan Pangeran Charles.

Mereka disambungkan ke tempat dimana Kate sedang dirawat dan diberi keterangan tentang kondisi kesehatan Kate, yang bergelar Duchess of Cambridge.

Rumah sakit King Edward VII telah merilis sebuah statement, menegaskan bahwa perawat itu adalah salah-satu yang menjadi korban telepon tipuan itu.

Direktur rumah sakit, John Lofthouse, mengatakan, Saldanha sudah diberi dukungan setelah telepon hoax itu.

Pengumuman pada hari Senin bahwa Kate hamil dan anaknya akan menjadi calon Raja atau Ratu Inggris memicu kehebohan media dan perhatian seluruh dunia.

William dan Kate, yang meninggalkan rumah sakit pada hari Kamis, menyatakan sangat sedih dengan berita kematian itu.

Seasiun radio 2Day FM minta maaf

Setasiun radio dibalik telepon tipuan itu telah merilis sebuah statement yang menyatakan "simpati mendalam" atas kematan Saldanha.

"Kami menyampaikan rasa simpati mendalam kepada keluarganya dan semua yang berduka dalam situasi ini di seluruh dunia."

Statement itu mengatakan, kedua presenter merasa shock dan tidak akan kembali mengudara "sampai pemberitahuan lebih jauh".

Reaksi marah

Segera muncul reaksi marah di jejaring sosial terhadap 2Day FM dari seluruh dunia.

Berita tentang kematian Saldanha tersiar lewat tengah malam di Australia, tapi di seluruh dunia reaksinya sangat cepat.

Facebook setasiun radio itu segera kebanjiran posting-posting penuh kemarahan, sementara beritanya mendominasi Twitter di Inggris, dengan ribuan orang menyerukan agar kedua presenter itu dipecat.

Greig dan Christian keduanya telah menutup akun Twitter mereka.

2Day FM juga telah mencabut sebuah klip dari websitenya dimana kedua presenter dengan bangga membicarakan telepon tipuan itu.