Perawat Australia bersimpati dengan perawat Inggris korban pengecohan

Perawat Australia bersimpati dengan perawat Inggris korban pengecohan

Perawat Australia bersimpati dengan perawat Inggris korban pengecohan

Terbit 9 December 2012, 10:56 AEDT

Para perawat Australia menyatakan simpati setelah seorang perawat Inggris yang sempat menjadi korban pengecohan yang dilakukan sebuah stasiun radio swasta niaga di Sydney, Australia, diduga bunuh diri.
 

Para perawat tersebut mengatakan, korban niscaya telah mengalami penyelisikan yang sangat intens sesudah terkecoh oleh dua orang penyiar radio di Australia itu.

Sebagaimana diketahui, korban, bernama Jacintha Saldanha telah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa - diduga akibat perbuatan bunuh diri - hanya 2 hari sesudah ia menjawab telefon dari kedua penyiar radio yang berpura-pura sebagai Ratu Elizabeth dan Pangeran Charles, guna menggali keterangan mengenai keadaan istri Pangeran William yang sedang hamil itu, yang dirawat di rumah sakit karena serangan mual yang cukup parah.

Sebelum korban tewas, jurubicara serikat perawat Australia menyurati stasiun radio itu untuk menyampaikan bahwa sekiranya seorang perawat di Australia sampai terlanjur mengungkapkan kondisi seorang pasien kepada orang lain, niscaya ia akan dikenai tindakan disipliner atau bahkan dipecat.

Diharapkan, kematian perawat Inggris itu jangan sampai sia-sia, melainkan menjadi pelajaran bagi media lain untuk lebih bertanggungjawab.

Stasiun Radio 2Day FM telah meminta ma'af atas pengecohan itu dan kedua penyiar tidak lagi mengudara.