Presenter bicara tentang tragedi telepon tipuan

Presenter bicara tentang tragedi telepon tipuan

Presenter bicara tentang tragedi telepon tipuan

Diperbaharui 11 December 2012, 9:32 AEST

Dua presenter radio yang melakukan telepon tipuan terhadap rumah sakit di London dan menanyakan kondisi isteri Pangeran William telah berbicara untuk pertama-kalinya sejak perawat yang menerima tilpun mereka ditemukan meninggal.

Mel Greig dan Michael Christian keduanya meminta maaf atas tindakan mereka, dan mengatakan, mereka sangat terpukul oleh meninggalnya perawat Jacintha Saldanha.

Ibu dua anak itu ditemukan meninggal pada hari Jum'at setelah menerima telepon dari kedua presenter pada hari Selasa.

Greig dan Christian diwawancarai oleh saluran televisi Channel Nine dan Channel Seven, dalam mana mereka nampak terguncang dan sangat menyesal.

Grieg, yang berpura-pura sebagai Ratu Elizabeth dan menanyakan tentang kondisi Duchess of Cambridge dalam telepon itu, mengatakan dalam program Today Toningt Channel Seven bahwa ia terus dihantui oleh berita kematian Saldanha. 

"Saya tidak bisa berhenti memikirkannya sejak itu terjadi," katanya sambil meneteskan airmata.

"Saya ingat pertanyaan pertama saya adalah "apakah dia seorang ibu?"

Greig mengatakan pada program A Current Affair di Channel Nine bahwa ia terus memikirkan keluarga Saldanha.

"Saya memikirkan ini sejuta kali di kepala saya bahwa saya ingin menggapai mereka dan ingin memeluk mereka dan mengatakan maaf, dan saya harap mereka tabah," katanya.

Christian mengatakan, ia berharap keluarga Saldanha mendapatkan "kasih, dukungan dan perhatian yang mereka butuhkan."

Greig mengatakan, dirinyalah yang pertama melontarkan ide telepon tipuan itu.
 

"Kami tidak mengira akan tembus. Kami mengira banyak orang lain yang mencoba hal yang sama," katanya kepada Today Tonight.

"Kami mengira mereka pasti akan menutup telepon ketika mendengar suara tiruan kami dan kami ingin mendapatkan segmen 20 detik ke udara dengan suara kami yang konyol."

Greig mengatakan kepada Channel Nine bahwa tidak ada yang mengemukakan keraguan tentang penyiaran telepon tipuan itu sesudahnya.

"Kami cuma melakukan prosesnya. Kami kemudian menyerahkannya kepada tim dan mereka mendiskusikannya," katanya.

"Ada tim yang bekerja bersama kami. Kami meneruskan pekerjaan kami yang lain."

 

 

Telepon tipuan dilarang

 

Pada Senin pagi, Southern Cross Austereo (SCA), pemilik 2Day FM, sekali lagi membela pasangan presenter itu.

Dikatakan, Greig dan Christian sudah mengikuti prosedur dan 2Day FM berusaha menghubungi perawat-perawat terkait paling tidak lima-kali sebelum segmen itu diudarakan.

Tapi jurubicara rumah sakit mengatakan, "Setasiun radio itu tidak berbicara kepada siapapun dari managemen senior rumah sakit atau siapapun yang menangani pertanyaan media."

SCA merilis sebuah statement Senin sore yang mengatakan telah melarang telepon "prank" di seluruh SCA.

Program Hot 30 oleh Greig dan Christian juga telah dihentikan, dan kedua presenter tidak akan kembali ke udara "sampai pemberitahuan lebh lanjut".