Pertumbuhan Cina berdampak pada populasi satwa liar: WWF

Pertumbuhan Cina berdampak pada populasi satwa liar: WWF

Pertumbuhan Cina berdampak pada populasi satwa liar: WWF

Terbit 13 December 2012, 10:40 AEST

Pembangunan ekonomi yang pesat di Cina berdampak pada ekosistem negara itu, dengan populasi binatang merosot tajam selama puluhan tahun berlangsung urbanisasi, menurut sebuah studi yang dirilis oleh World Wildlife Fund (WWF).

Dalam China Ecological Footprint Report yang ketiga, kelompok konservasi itu menyoroti belasan jenis binatang dari habitat alam yang berbeda di seluruh Cina, dan mengatakan, jumlahnya telah menurun drastis antara 1960-an dan 1980-an.

Menurut temuan yang disusun WWF dari berbagai sumber, populasi ikan lumba-luma di Sungai Yangtze merosot 99,4 persen dari 1980 sampai 2006, sedangkan populasi buaya Cina turun 97 persen dari 1955 sampai 2010. 

Jumlah harimau Siberia merosot 92 persen dari 1975 sampai 2009 karena diburu, penggundulan hutan dan hilangnya habitat serta meningkatnya kegiatan manusia.

Namun studi itu mencatat, empat jenis binatang, termasuk panda, perlahan-lahan mengalami pemulihan populasi karena upaya melestarikannya.