Rusia mulai menyangsikan ketangguhan pemerintah Suriah

Rusia mulai menyangsikan ketangguhan pemerintah Suriah

Rusia mulai menyangsikan ketangguhan pemerintah Suriah

Terbit 14 December 2012, 9:33 AEST

Rusia, yang selama ini merupakan sekutu gigih Suriah, untuk pertama kali mengakui bahwa pemerintah Presiden Bashar Al-Asad, mungkin akan kalah dalam perang saudara yang telah banyak menumpahkan darah itu.

.

Wartawan Radio Australia di Moskow melaporkan, pernyataan yang dikeluarkan Deputi Menteri Luar Negeri Rusia, Mikhail Bogdanov, untuk pertama kali mengisyaratkan bahwa pada hemat Rusia pasukan Presiden Bashar Al-Asad dapat dikalahkan pemberontak.

Bogdanov yang bertugas sebagai utusan khusus Rusia untuk urusan Timur Tengah dalam keterangan kepada badan penasihat pemerintah Rusia mengatakan, negara itu harus menerima kenyataan.

Dikatakan, lebih separuh dari wilayah Suriah kini berada di tangan pemberontak.

Selama ini Rusia merupakan sekutu politik dan militer terpenting dari rezim Suriah.

Telah berulang kali Rusia memveto upaya oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menerapkan sanksi terhadap Suriah, dan tetap tidak bersedia memutuskan hubungan militernya dengan Suriah.

Sebelumnya pekan ini Menteri Luar Negeri Rusia mengecam pedas keputusan Amerika untuk mengakui Oposisi Suriah.