Puluhan orang tewas akibat tembakan massal di sekolah dasar Amerika

Puluhan orang tewas akibat tembakan massal di sekolah dasar Amerika

Puluhan orang tewas akibat tembakan massal di sekolah dasar Amerika

Diperbaharui 15 December 2012, 12:14 AEST

Setidaknya 28 orang tewas tertembak mati, termasuk diantaranya 20 anak-anak dalam penembakan massal di sebuah sekolah dasar di Connecticut  Amerika.

Peristiwa ini dianggap sebagai insedent penembakan terburuk dalam sejarah Amerika.

Pelaku penembakan menumpahkan pelurunya pada murid-murid SD Sandy Hook Newton pada Jumat pagi. Polisi menyatakan pelaku ditemukan tewas di dalam gedung namun hingga kini polisi belum bersedia memberikan identitas pelaku penembakan sementara penyelidikan masih tengah berlangsung.

Diduga ibu pelaku penembakan adalah guru di sekolah tersebut. Sang ibu juga tewas ditembak mati oleh pelaku penembakan yang berusia 20 tahun.

Presiden Barack Obama dengan cukup emosional menyatakan rasa duka dan bisa merasakan kepedihan yang dialami para orang-tua korban. Ia mengatakan reaksi ketika mendengar  berita tersebut, sama juga seperti orang-tua lainnya yang merasa kaget dan shock dengan peristiwa tersebut.

Para saksi mata melaporkan mereka mendengar suara tembakan di SD Sandy Hook  Newtown hari Jumat pagi waktu setempat, sebagian malah mengatakan mereka mendengar hingga 100 kali suara tembakan.

Rata-rata anak yang bersekolah di SD Sandy Hook berusia lima hingga 10 tahun.

Polisi dihubungi untuk datang ke sekolah pada pukul 9.30 pagi waktu setempat.

Polisi menyatakan pelaku penembakan ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia di dalam gedung sekolah dan masih terdapat sejumlah laporan yang belum dapat dikonfirmasikan mengenai penembak kedua.

Sementara itu, seperti yang dilaporkan CBS seorang pelaku lainnya ditahan oleh polisi setelah ia ditangkap di tengah hutan dekat sekolah dengan menggunakan celana kamuflase.

"Salah seorang polisi mengatakan, ini adalah peristiwa terburuk yang pernah ia alami dalam tugasnya, namun hal itu dikatakan kepada orang yang menunggu anaknya di luar gedung sekolah untuk keluar."

"Para orangtua itu berpikir anak-anak itu masih hidup. Ada sekitar 20 orangtua yang baru saja diberitahu bahwa anaknya telah meninggal. Benar-benar menyedihkan.'

Seorang ibu tengah menggendong anaknya di depan SD Sandy Hook

Gambar televisi menunjukkan polisi dan ambulan berada di lokasi kejadian, sementara para orangtua segera menyusul mendatangi sekolah.

Lebinski, warga setempat mengatakan seorang ibu yang saat itu tengah berada di sekolah melihat seorang pria menggunakan ' masker penutup muka' memasuki ruang kepala sekolah dan kemungkinan menembak mati kepala sekolah.

Kini polisi tengah menahan saudara laki-laki pelaku penembakan.

Sementara itu laporan dari CNN menyebutkan kepala sekolah dan psikolog sekolah termasuk dari korban yang meninggal, sementara jaringan WABC memberitakan pelaku penembakan mempersenjatai diri dengan empat senjata dan menggunakan jaket anti peluru.