Obama dukung larangan memiliki senjata api

Obama dukung larangan memiliki senjata api

Obama dukung larangan memiliki senjata api

Diperbaharui 19 December 2012, 13:59 AEDT

Sementara sekolah-sekolah di Newtown dibuka kembali menyusul tragedi penembakan minggu lalu, Presiden Barack Obama mendukung suatu undang-undang yang  melarang warga sipil memiliki senjata api.

Jurubicara Gedung Putih, Jay Carney, mengatakan, Obama akan mendukung undang-undang yang diusulkan oleh Senator Partai Demokrat, Dianne Feinstein, untuk melarang senjata api, yaitu jenis-jenis tertentu senjata semi otomatis.

Carney mengatakan, Obama juga akan mendukung setiap langkah untuk melarang senjata berkapasitas tinggi dan menutup apa yang dinamakan  "gun show loophole" yang memungkinkan individu tanpa lisensi menjual senjata secara privat.

Newtown local Ed Belanger tells Jane Cowan "it's getting harder" as the first funerals are heldVideo: Newtown local Ed Belanger tells Jane Cowan "it's getting harder" as the first funerals are held (ABC News)

 

Feinstein bertekad akan mengajukan rancangan undang-undang itu, dan berkata kepada CNN: "Undang-undang itu akan keras dan tegas. Dan akan melarang paling tidak 100 jenis senjata semi otomatis gaya militer".

Pada hari Minggu Presiden Obama menghadiri kebaktian di Newtown dimana ia mengatakan, Amerika telah gagal dalam tugasnya yang mendasar - melindungi anak-anak - dan "kita harus berubah" demi menghindari penembakan massal lagi.

Issue larangan kepemilikan senjata api di Amerika Serikat adalah issue yang sangat kompleks, dengan tentangan kuat dari sebuah kelompok lobi.

Amerika telah mengalami sejumlah insiden kekerasan dengan senjata api selama tiga dasawarsa terakhir, termasuk 62 penembakan massal sejak 1982.

 

 

 

ABC/Reuters