Australia bantu Pakistan cegah pencari suaka Hazara pergi: laporan

Australia bantu Pakistan cegah pencari suaka Hazara pergi: laporan

Australia bantu Pakistan cegah pencari suaka Hazara pergi: laporan

Diperbaharui 21 December 2012, 13:50 AEST

Amnesti internasional mengeritik kerjasama yang dilaporkan dijalin Australia dengan badan-badan intelijen Pakistan untuk mencegah perginya kaum Hazara dari negara itu untuk mencari suaka.

Amnesty International mengatakan kerjasama yang konon dijalin pemerintah Australia dengan badan-badan intelijen Pakistan untuk mencegah perginya kaum pencari suaka Hazara itu "patut dipertanyakan dan kotor". 

Pengusutan yang dilakukan the Global Mail mengutip pejabat-pejabat Pakistan yang membenarkan bahwa Polisi Federal Australia mendorong kebijakan pembuatan profil orang-orang Hazara yang dicurigai bersiap-siap untuk meninggalkan negara itu. 

Suku Hazara adalah kaum Muslim Syiah dan seringkali menghadapi persekusi oleh regu-regu pencabut nyawa dari golongan Sunni di Pakistan. Wajah mereka yang khas Asia Timur menjadikan mereka sasaran empuk.

"Dengan terlibat dengan badan-badan intelijen di Pakistan, Australia melibatkan diri dalam lingkungan yang sangat kotor dan patut dipertanyakan, dimana kaum Hazara ini menghadapi ancaman yang sangat luar biasa, dan setiap minggunya jatuh beberapa korban jiwa," Mustafa Qadri, seorang warga Pakistan peneliti pada Amnesty International, mengatakan kepada Radio Australia.

Qadri mengatakan, diketahui bahwa Australia memberikan bantuan keuangan dan lainnya kepada badan-badan intelijen Pakistan untuk mencegah berbagai tindakan ilegal di negara itu, seperti penyelundupan manusia. 

"Pihak berwenang Australia berusaha membuyarkan penyelundupan manusia, tapi dalam prosesnya pada hakekatnya mendukung unsur-unsur yang terlibat dalam berbagai hal yang benar-benar kotor," katanya. 

"Apa yang juga kita lihat di lapangan adalah pihak berwenang Australia berusaha untuk mencegah datangnya orang-orang ke Australia, dengan mengatakan mereka tidak akan memperoleh suaka di Australia, bahwa perjalanan yang harus mereka tempuh sangat sulit ... demikianlah pesan yang disampaikan agar mereka tidak berangkat."