Pemerintah Amerika bertekad bendung kekerasan dengan senjata

Pemerintah Amerika bertekad bendung kekerasan dengan senjata

Pemerintah Amerika bertekad bendung kekerasan dengan senjata

Diperbaharui 21 December 2012, 14:16 AEST

Wakil Presiden Amerika, Joe Biden, mengatakan, pemerintah Obama bertekad membendung kekerasan yang menggunakan senjata api, setelah kejadian di Newton.

Wakil Presiden Amerika, Joe Biden, mengatakan, pemerintah Obama bertekad membendung kekerasan yang menggunakan senjata api.
 
Biden telah ditugasi untuk memimpin upaya membendung kekerasan dengan senjata api menyusul peristiwa penembakan di sebuah SD di Newport, Connecticut, minggu lalu.
 
Presiden Barack Obama telah membentuk satuan tugas untuk menyusun "usulan konkrit" bagi diakhirinya penembakan massal yang menggunakan senjata api, selambatnya bulan depan.
 
Ia menyerukan disusunnya undang-undang baru dan membantah bahwa selama ini terlelap dari persoalan pengendalian senjata.
 
Biden, yang sudah lama dikenal sebagai pengusung pengendalian senjata, kemarin bertemu dengan pejabat-pejabat kepolisian dari seluruh Amerika untuk membahas pengendalian senjata penyerang dan amunisi.
 
Sementara itu, jurubicara Gedung Putih Jay Carney mengatakan tidak tahu apakah skema pembelian kembali senjata merupakan salah satu rencana yang sedang dipertimbangkan.
 
Presiden Barack Obama sudah menetapkan batas waktu bulan Januari bagi disampaikannya gagasan spesifik mengenai cara membendung kekerasan yang menggunakan senjata api.
 
Biden berpengalaman dalam menyusun undang-undang pidana selama duduk dalam Senat, punya pertalian dengan badan-badan penegak hukum, dan juga punya hubungan baik dengan banyak anggota Partai Republik dalam Kongres, yang tidak dimiliki oleh Presiden Obama.
 

Peristiwa penembakan massal di Connecticut telah mendorong sejumlah tokoh pro-senjata di DPR Amerika untuk mengakui bahwa perlu dilakukan lebih banyak untuk mengatur penjualan dan penggunaan senjata api. 

Jumat lalu 20 anak dan 6 orang dewasa tewas sewaktu Adam Lanza menembaki mereka dengan senapan militer di sekolah dasar di kota Newton, Connecticut.