Jaksa Inggris kemungkinan kenakan dakwaan kriminal 2 penyiar Australia

Jaksa Inggris kemungkinan kenakan dakwaan kriminal 2 penyiar Australia

Jaksa Inggris kemungkinan kenakan dakwaan kriminal 2 penyiar Australia

Diperbaharui 23 December 2012, 10:24 AEDT

Polisi di Inggris telah mengirimkan semua data ke kejaksaan terkait dengan telepon tipuan ke rumah-sakit yang merawat istri Pangeran William, Catherine , yang berbuntut seorang perawat bunuh diri setelah kejadian tersebut.

Dua penyiar radio 2Day FM  Sydney yakni Mel Greig and Michael Christian yang berpura-pura sebagai Ratu Elizabeth dan Pangeran Charles menelpon rumah-sakit dimana Catherine  dirawat karena mengalami mual-mual yang cukup parah.

Seorang perawat yang tertipu dengan telpon tersebut,  Jacinta Saldanha, bunuh diri beberapa hari kemudian.

Polisi Inggris telah menyerahkan semua data ke kejaksaan Inggris untuk memutuskan pelanggaran telah dilakukan.

Saldanha, 46 tahun ditemukan tewas pada tanggal 7 Desember di pondokan rumah-sakit King Edward VII di pusat kota London.

"Menyusul kematian Jacintha Saldanha, petugas polisi bekerjasama dengan pihak Kejaksaan untuk menentukan apakah telah terjadi pelanggaran kriminal terkait dengan telpon tipuan yang terjadi pada hari Selasa, 4 Desember lalu," bunyi pernyataan polisi Inggris.

Dalam acara penguburan di India hari Senin lalu, suami Saldanha yakni Benedic Barboza dan dua anaknya menyatakan bahwa polisi Inggris tengah melakukan penyelidikan atas tragedi yang menimpa Saldana.

"Mereka memastikan kepada kami akan dilakukan penyelidikan secara fair dan menyeluruh."

Awal bulan ini polisi di negara bagian New South Wales membenarkan bahwa mereka telah dihubungi oleh Polisi Inggris terkait dengan telepon tipuan tersebut.

Hari Sabtu kemarin, CEO Southern Cross Austereo Rhys Holleran, induk radio swasta 2Day FM menyatakan dua penyiar yang terlibat dalam telepon tipuan sangat terguncang dengan kematian Saldanha, dan ia yakin bahwa tidak ada hukum yang dilanggar. 

Professor Barbara McDonald dari Universitas Sydney menilai kode etik radio mensyaratkan persetujuan dari pihak lain sebelum sebuah perbincangan yang direkam diudarakan.

ACMA komisi penyiaran Australia telah melakukan penyelidikan terkait dengan insiden tersebut.

Sementara itu 2Day FM berjanji untuk memberikan donasi sebesar Rp 5 Milyar untuk keluarga Saldanha.