Wapres Mesir mundur

Wapres Mesir mundur

Wapres Mesir mundur

Terbit 23 December 2012, 11:24 AEST

Wakil Presiden Mesir Mahmud Mekky mengundurkan diri karena merasa tidak nyaman dalam politik dan ingin kembali sebagai hakim.

Pengunduran diri Mekky diumumkan saat putaran terakhir referendum di Mesir mengenai rancangan konstitusi.

Mekki adalah jaksa yang cukup dihormati di Mesir. Ia menyatakan bulan lalu ia sudah ingin mundur, namun tetap berada di jabatannya untuk membantu presiden Muhammad Morsi mengatasi krisis politik yang meluas menyusul.

Pengunduran diri Mekki tampaknya terkait dengan rancangan konstitusi yang tidak menyebutkan adanya posisi wakil presiden dalam konstitusi yang baru.

Dalam surat pengunduran dirinya, Mekki mengatakan meskipun ia telah memegang jabatan sebagai wakil presiden selama beberapa bulan ia menyadari bahwa kerja politik tidak sesuai dengan latar-belakangnya sebagai seorang hakim.

Sementara itu koresponden kami melaporkan petugas pengawas referendum terpaksa memperpanjang jadwal setelah melihat panjangnya antrian di luar bilik suara.

Saat tengah rakyat Mesir terbelah terkait dengan rancangan konstitusi karena itu partisipasi rakyat Mesir dalam penentuan jajak pendapat tersebut cukup penting.

Penentang rancangan konstitusi menilai rancangan tersebut memberi kekuasaan yang berlebih terhadap kubu Islami sementara tidak memberikan perlindungan terhadap hak-hak dasar rakyat Mesir.

Namun pendukung rancangan konsitusi Mesir yakin bahwa rancangan tersebut akan diterima sebab mayoritas rakyat Mesir adalah Muslim.

Hasil penghitungan sementara yang belum resmi mengestimasikan sekitar 57 persen rakyat Mesir menyetujui rancangan konstitusi pada putaran pertama minggu lalu.

Dan putaran kedua minggu ini dipastikan akan lebih banyak rakyat yang memilih untuk menyetujui referendum sebab putaran kedua dilakukan di daerah terpencil dimana kubu Islami mendominasi wilayah tersebut.