Ketakutan pada radiasi dikaitkan dengan obesitas di Jepang

Ketakutan pada radiasi dikaitkan dengan obesitas di Jepang

Ketakutan pada radiasi dikaitkan dengan obesitas di Jepang

Diperbaharui 26 December 2012, 13:15 AEST

Sebuah laporan pemerintah Jepang mengatakan, anak-anak di Fukushima menjadi lebih gemuk karena kegiatan di luar rumah sangat berkurang gara-gara ketakutan pada radiasi sejak bencana nuklir tahun lalu.

Kementerian Pendidikan telah mensurvey tinggi dan berat badan dari sekitar 700,000 anak di Jepang yang berusia antara 5 dan 17 tahun, di sekolah-sekolah dan TK.

Survey itu membandingkan jumlah anak yang obese atau kegemukan - yaitu yang berat badannya paling sedikit 20 persen lebih tinggi dari rata-rata untuk usia dan tinggi badan mereka, diantara 47 prefektur.
 
Fukushima mempunyai angka obesitas tertinggi.
 
"Olahraga sudah sangat berkurang di Fukushima, terutama di kalangan murid SD, karena kegiatan di udara terbuka di beberapa lokasi telah dibatasi sejak  bencana PLTN Fukushima Daiichi, kata seorang pejabat Kementerian pada konferensi pers.
 
Kantor berita Kyodo mengatakan, pada bulan Juni tahun lalu di Fukushima, lebih dari separuh sekolah publik menghentikan kegiatan di luar gedung pada jam sekolah karena ketakutan pada radiasi.
 
Pembatasan seperti itu masih berlaku di 71 SD dan SMP sampai September tahun ini, kata Kyodo.