Polisi wanita yang tembak penasehat NATO di Kabul dari Iran

Polisi wanita yang tembak penasehat NATO di Kabul dari Iran

Polisi wanita yang tembak penasehat NATO di Kabul dari Iran

Diperbaharui 26 December 2012, 10:21 AEDT

Polisi wanita Afghan yang menembak mati seorang penasehat NATO di Kabul adalah warga Iran yang ingin membunuh pejabat-pejabat tinggi keamanan.

Pada hari Senin, seorang polisi wanita Afghan melepaskan tembakan terhadap seorang penasehat sipil NATO di dalam markas kepolisian, menewaskan penasehat tadi yang katanya warga Amerika.

Ini adalah serangan "dari dalam" pertama oleh seorang wanita dalam rentetan insiden seperti itu, yang telah merusak kepercayaan antara pasukan NATO dan Afghan.
 
Polisi tersebut, yang disebut namanya Nargis, kemudian ditahan.

"Investigasi kami menunjukkan, Nargis adalah warga Iran. Setelah menikah dengan seorang pria Afghan, ia berhasil mendapatkan kartu identitas Afghan secara ilegal dan masuk kepolisian," kata jurubicara Kementerian Dalam Negeri, Sediq Seddiqi.

"Investigasi kami juga menunjukkkan, ia menderita ketidak-stabilan mental dan dipahami ia tidak berkaitan dengan kelompok oposisi bersenjata manapun."

Kepala departemen investigasi kriminal di Kabul, Mohammad Zaher, mengatakan, Nargis menikah dengan seorang pria Afghan 10 tahun lalu dan masuk kepolisian lima tahun kemudian.
 
NATO berniat melatih 350,000 tentara dan polisi Afghan sebelum akhir 2014 ketika menyerahkan semua tanggung-jawab keamanan kepada pasukan Afghanistan.