Korban perkosaan dalam bis di New Delhi ke Singapura untuk perawatan

Korban perkosaan dalam bis di New Delhi ke Singapura untuk perawatan

Korban perkosaan dalam bis di New Delhi ke Singapura untuk perawatan

Terbit 27 December 2012, 9:40 AEDT

Mahasiswi India yang diperkosa beramai-ramai dan dilempar keluar dari bis yang sedang berjalan di New Delhi akan diterbangkan untuk perawatan di Singapura.

Wanita berusia 23 tahun itu, yang kasusnya memicu protes di seluruh India, telah dipindahkan dari rumah sakit di New Delhi ke sebuah rumah sakit dekat bandara internasional.

B.D Anthani dari RS Safdarjung mengatakan, ia akan diterbangkan ke RS Mount Elizabeth di Singapura.

Korban - yang juga dipukuli dengan batang besi dalam pemerkosaan selama 40 menit itu di sebuah bis pada tanggal 16 Desember di New Delhi - menderita luka dalam, kata dokter.

"Ia sudah dioperasi tiga kali," kata dr Anthani.

Anthani mengindikasikan bahwa ia mungkin harus menjalani transplantasi organ di Singapura.

"RS tersebut mempunyai fasilitas transplantasi multi-organ yang canggih," katanya.

Komisi khusus pengusutan

Pemerintah India sebelumnya mengumumkan akan membentuk suatu komisi khusus untuk menginvestigasi insiden itu - dimana wanita tadi katanya dibujuk untuk naik ke sebuah bis oleh enam pria yang kemudian bergantian memperkosanya.

Enam tersangka telah ditahan.

Menteri Keuangan P. Chidambaram mengatakan, pengusutan itu akan "mengidentifikasi kelalaian, jika ada, oleh polisi atau otoritas atau orang lain yang ikut menyebabkan kejadian itu, dan meminta pertanggungan-jawab atas kelalaian atau keteledoran itu."

Chidambaram juga mengatakan, sebuah panel terpisah akan memeriksa undang-undang yang ada dan "menyarankan perubahan undang-undang supaya kejahatan seperti itu diganjar dengan hukuman yang lebih berat."

Panel tersebut akan menyerahkan laporannya dalam 30 hari.

Ribuan orang turun ke jalan sejak insiden itu untuk memrotes kekerasan tersebut dan juga memrotes sistem peradilan pidana yang terkenal lamban.