Obat batuk beracun tewaskan 24 di Pakistan

Obat batuk beracun tewaskan 24 di Pakistan

Obat batuk beracun tewaskan 24 di Pakistan

Terbit 30 December 2012, 7:43 AEDT

Puluhan orang - kebanyakan pecandu Napza - tewas setelah meminum obat batuk beracun di sebuah kota bagian Timur Pakistan.

Pejabat setempat mengumumkan pada hari Sabtu setidaknya 24 orang tewas.

Kematian-kematian tersebut terjadi hari Rabu di kota industri Gujranwala, sekitar 70 kilometer sebelah Utara Lahore, dan polisi dan dokter menyatakan kebanyakan korban adalah pecandu Napza (Narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya) yang meminum obat batuk tersebut untuk mencari kenikmatan.

"Setidaknya 24 orang meninggal setelah meminum obat batuk yang tidak diketahui," pejabat kesehatan lokal, Mah Jabeen, mengatakan kepada AFP.

"Tujuhbelas meninggal di rumah sakit, tujuh lainnya sudah tewas sebelum sampai ke rumah sakit," lanjutnya, dan menambahkan hanya ada lima yang terpengaruh oleh obat ini yang masih dirawat. 

Doktor kepala di rumah sakit lokal, Anwar Aman, mengatakan sekitar 50 orang pasien mengunjungi rumah sakit sebelum kejadian ini dengan keluhan kondisi yang memburuk setelah meminum obat batuk.

Obat batuk tersebut, sampai berita ini diturunkan, belum diketahui jenisnya.  

Polisi, Azam Mehr, mengatakan sampel obat batuk yang tersedia di apotek-apotek lokal sudah dikumpulkan dan dikirim ke laboratorium. 

Bulan lalu, setidaknya 19 orang tewas di Lahore setelah minum obat batuk beracun.

Pada Januari, sekitar 100 pasien jantung meninggal di Lahore, kota terbesar ke-2 di Pakistan, setelah mengonsumsi obat lokal yang ternoda racun. 

AFP