Suhu menurun setelah kebakaran hutan melahap Tasmania

Suhu menurun setelah kebakaran hutan melahap Tasmania

Suhu menurun setelah kebakaran hutan melahap Tasmania

Diperbaharui 5 January 2013, 11:10 AEST

Setidaknya 85 bangunan hancur terbakar api dalam kebakaran hutan di negara bagian Tasmania.

Selain kerusakan bangunan, akses jalan kota-kota di bagian tenggara negara bagian pulau tersebut juga tertutup.

Ratusan warga Tasmania terpaksa mengungsi di pantai dan di kapal selama petugas pemadam kebakaran melawan api.

Di Semenanjung Tasmania, operasi penyelamatan besar memindahkan lebih dari seribu orang yang sebelumnya terjebak api sekitar 50 kilometer dari kota Hobart. 

Sukarelawan di kapal-kapal membantu orang-orang yang terjebak api di pantai-pantai kemarin malam, dan operasi penyelamatan lainnya direncanakan untuk hari ini.

Di bagian tenggara, lebih dari 70 rumah di kota Dunalley hancur dan ada kemungkinan satu orang tewas. 

Saat ini, masih ada sekitar 40 kebakaran di seluruh Tasmania, dan pemadam kebakaran memonitor kebakaran di Epping Forest, Nubeena, dan Southwest.

 

Rumah-rumah hancur

 

Polisi mengatakan belum ada konfirmasi mengenai jumlah kematian atau luka sampai saat ini di kota Dunalley, tapi sebuah tim akan menyelidiki laporan bahwa pemadam kebakaran tidak bisa menyelamatkan seorang lelaki yang berusaha menyelamatkan rumahnya ketika api melewat.

Warga Dunalley, Tony Young, mengatakan dia sadar kota tersebut dalam bahaya ketika melihat awan asap dan helikopter.

"Saya langsung melihat bara api menyentuh garasi tempat saya berada pada saat itu, dan langit-langit garasi langsung terlahap api," katanya.

"Satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah menyetir mobil keluar dari garasi, ke sisi lain jalan, dan berdiri dan melihat seluruh rumah terbakar, seperti dalam sebuah film."

Reporter ABC, Edith Bevin, adalah salah satu reporter pertama yang tiba di kota tersebut.

Dia mengatakan mereka yang masih berada di kota tersebut mengalami shock, dan beberapa rumah terbakar habis sedangkan rumah lainnya selamat."

Kami baru tiba di Dunalley dengan menggunakan perahu. Api melahap kota ini kemarin malam. Dan jalan keluar terputus. Tujuh puluh rumah hancur.

Polisi masih melakukan penghitungan warga lokal. Beberapa warga melakukan evakuasi sebelum kebakaran. Yang lainnya menggunakan perahu untuk melakukan evakuasi sebelum dan setelah kebakaran.

Di dermaga, kami bertemu dengan seorang lelaki yang bertanya kalau kami akan kembali ke Hobart, dan apa ada ruang untuk dirinya. Dia sebelumnya tinggal untuk berusaha menyelamatkan peternakannya tapi rumahnya yang terletak di pusat kota hancur.

Di sekitar saya, saya bisa melihat rumah-rumah yang hancur terbakar dan yang lainnya membara di sebelah rumah-rumah lain yang selamat. Tiang listrik tumbang.

Kami melihat beberapa orang menyetir atau berjalan -sambil menangis, atau terlihat sangat terkejut..

Reporter ABC Edith Bevin

 

 

Cuaca membaik

Matthew Thomas, dari biro cuaca, mengatakan suhu tinggi dan angin kuat kini mulai menurun. 

"Sepertinya ada perubahan, mulai dari Hobart, saat ini. Angin telah berganti arah ke Barat Laut. Pada tengah malam, suhu di Hobart adalah 31 derajat tapi kini telah turun sampai sebanyak 9 derajat. Kini mulai dingin," katanya.