Cina mulai lagi pembangunan PLTN terbesar

Cina mulai lagi pembangunan PLTN terbesar

Cina mulai lagi pembangunan PLTN terbesar

Terbit 6 January 2013, 11:05 AEST

Menurut media resmi, Cina telah memulai kembali pembangunan sebuah sarana pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang dihentikan menyusul bencana Fukushima 2010.

Pusat Informasi Internet Cina mengatakan, pembangunan PLTN di Rongcheng, di provinsi Shandong, Cina timur, dimulai kembali bulan lalu.

Dikatakan, sarana Shidao Bay itu adalah proyek nuklir terbesar Cina, dan diharapkan akan mulai memasok nuklir sebelum 2017.

Jurubicara China Huaneng Group, investor terbesar dalam proyek itu, mengatakan, PLTN itu dirancang untuk lebih aman dan lebih hemat biaya.

Ditambahkan, pihaknya berharap untuk mengekspor design itu.

Pada bulan Oktober Cina mencabut larangan atas PLTN baru yang diterapkan setelah bencana nuklir Fukushima di Jepang.

Laporan itu menambahkan, Cina juga telah mengijinkan pembangunan "sejumlah kecil" PLTN di pesisir.

Pembangunan sarana Shidao Bay dimulai 2011 tapi dihentikan menyusul krisis Fukushima, kata Pusat Informasi Internet Cina.

Terdapat 15 reaktor nuklir komersial yang beroperasi di Cina, yang mempunyai rencana ambisius untuk memperluas industri nuklirnya, dengan 27 reaktor sedang dibangun dekat daerah pesisir, menurut World Nuclear Association.

Kementerian Perlindungan Lingkungan Cina mengatakan dalam sebuah laporan Oktober lalu, situasi keamanan nuklir di negara itu "tidak optimistik", dan penggunaan jenis-jenis reaktor yang berbeda-beda di PLTN-PLTN Cina membuat sektor tersebut "sulit dikelola".