Kebakaran hutan di Tasmania, ribuan orang terisolir

Kebakaran hutan di Tasmania, ribuan orang terisolir

Kebakaran hutan di Tasmania, ribuan orang terisolir

Diperbaharui 7 January 2013, 12:05 AEST

Ribuan orang terisolir dan sekitar 100 orang masih hilang, sementara kebakaran hutan di negara bagian Tasmania, Australia, terus berkobar tak terkendalikan.

Tingkat ancaman terburuk sudah diturunkan, tapi penduduk diperingatkan untuk tetap waspada.

Lebih dari 100 properti telah musnah sejak kebakaran hutan mulai berkobar ditengah cuaca panas yang ekstrim pada hari Jum'at, dan polisi memperingatkan, tim-tim penolong mungkin akan menemukan mayat-mayat pada waktu mereka memeriksa rumah-rumah.

Ribuan orang terjebak di Tasman Peninsula sejak kebakaran yang hebat di Forcett mengisolirnya dari bagian-bagian lain Tasmania, dan pagi ini penduduk mengatakan, persediaan makanan sudah menipis.

Perdana Menteri Julia Gillard akan meninjau kota yang paling parah dilanda kebakaran, Dunalley, di tenggara Hobart, dimana lebih dari 85 properti musnah.

Dinas Kebakaran Tasmania telah menurunkan tingkat ancaman untuk kebakaran di Forcett dan Lake Repulse menjadi 'waspada dan bertindak'.

Kebakaran di Forcett adalah yang paling destruktif diantara lebih dari 40 kebakaran hutan yang berkobar di negara bagian itu.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Tasmania, Mike Brown, mengatakan, sebuah gelombang api yang besar sedang bergerak melalui daerah pegunungan di Tasman Peninsula.

"Api itu bergerak perlahan-lahan, tapi karena kecepatan angin dan arah angin berubah-ubah, ini dapat menimbulkan titik-titik kebakaran yang akan berdampak pada komunitas."