Korban tanah longsor di China mencapai 46

Korban tanah longsor di China mencapai 46

Korban tanah longsor di China mencapai 46

Diperbaharui 13 January 2013, 11:04 AEST

Jumlah korban tanah longsor di  propinsi Yunan secara  keseluruhan mencapai 46 orang setelah regu penyelamat menemukan tiga mayat lagi hari Sabtu kemarin.

Regu penyalamat yang hampir putus asa mencari tiga orang yang hilang berhasil menemukan jasad mereka yang diangkat dari lumpur. Dengan demikian jumlah keseluruhan korban meninggal 46 orang, banyak diantaranya adalah anak-anak.

Otoritas di propinsi Yunan mengatakan tiga jasad terakhir ditemukan hari Sabtu pagi setelah pencarian dilakukan sepanjang Jumat malam dengan melibatkan lebih dari 1000 petugas penyelamat.

Kantor berita Xinhua mengatakan mereka yang terkubur tanah longsor termasuk diantaranya adalah 27 orang dewasa dan 19 anak-anak.

Dua orang kini tengah dirawat di rumah-sakit setelah longsor menghantam 16 rumah hari Jumat pagi.

Para regu penyelamat berjuang menghadapi udara dingin dan angin yang cukup kencang untuk mencari korban yang hilang dengan menggunakan lampu dan alat detektor dengan harapan dapat menyelamatkan korban yang hilang.

Penduduk setempat Li Yongju, 50 tahun mengatakan dia mendengar suara ambruk tanah longsor saat membersihkan halaman rumahnya dan segera berlari dengan penduduk desa lainnya menuju lokasi bencana membawa cangkul dan sekop.

Ratusan ribu pesan dalam bentuk dukungan membanjiri mikro-blogging Sina Weibo. 

"Doa kami untuk mereka yang masih hilang. Kami hanya berharap keajaiban akan muncul," bunyi salah satu posting dalam Sina Weibo.

Foto-foto di situs Yunnan, dikelola oleh pemerintah propinsi Yunnan menunjukkan regu penyelamat menggunakan seragam orange menggali hamparan lumpur yang luas dan latar belakang bukit yang bersalju.

Kantor berita Xinhua mengatakan longsor dipicu oleh hujan terus menerus tak berhenti selama 10 hari dan juga snow.

Wilayah tersebut mengalami temperatur rendah yang tak biasa dalam beberapa minggu terakhir dimana otoritas China menyatakan musim dingin kali ini adalah musim terdingin di China dalam 28 tahun terakhir.

Wilayah pegunungan Yunan rentan terhadap longsor dan gempa. Dua gempa terakhir pada bulan September - satu dengan magnitude 5,7 skala Richter- menewaskan 81 orang dan melukai ratusan orang.

Gempa di propinsi tetangga Sichuan pada tahun 2008 lalu menewaskan 70 ribu jiwa. Ini adalah bencana alam terburuk yang menimpa China dalam tiga dasawarsa terakhir dimana gedung tinggi dengan fondasi yang rapuh dituding menjadi penyebab tingginya korban yang jatuh