PM Pakistan pecat pemerintah provinsi Baluchistan

PM Pakistan pecat pemerintah provinsi Baluchistan

PM Pakistan pecat pemerintah provinsi Baluchistan

Diperbaharui 14 January 2013, 13:07 AEST

Perdana Menteri Pakistan, Raja Pervez Ashraf, telah memecat pemerintah provinsi Baluchistan, menyusul serangan bom yang banyak memakan korban jiwa di Quetta minggu lalu.

Perdana Menteri Pakistan, Raja Pervez Ashraf, telah memecat seluruh pemerintah provinsi Baluchistan, menyusul serangan bom minggu lalu yang menewaskan hampir 100 orang, kebanyakan umat Shi'ah, di Quetta.

Perdana Menteri bertemu dengan tokoh-tokoh komunitas Shiah Hazara disebuah masjid dekat lokasi pemboman ganda pada hari Kamis, yang dilukiskan sebagai salah-satu serangan antar golongan terburuk di negara itu.

Ashraf terbang ke Quetta untuk mendengarkan keluhan komunitas dan mengumumkan bahwa ia akan memenuhi semua tuntutan mereka, termasuk pemecatan pemerintah provinsi dan menskors Parlemen.

Ia menambahkan, gubernur dapat memanggil tentara untuk membantu memelihara hukum dan ketertiban di daerah itu.

Ketua Menteri yang dipecat, Aslam Raisani, dikritik karena pergi ke London ketika situasi keamanan gawat di Baluchistan.

Sebagai respon, pihak keluarga setuju untuk memakamkan korban yang, setelah sebelumnya menolak sebagai protes karena pihak berwenang gagal melindungi komunitas Shiah Hazara.

Lebih dari 120 orang cedera dalam serangan itu.

Kelompok militan Sunni, Lashkar-e-Janghvi, menyatakan bertanggung-jawab.

Menurut organisasi HAM, Human Rights Watch, komunitas Shi'ah Pakistan, yang mencakup 20 persen populasi negara itu, menjadi sasaran kekerasan yang mencapai rekor tahun lalu.