Suu Kyi bela donasi dari kroni rejim militer

Suu Kyi bela donasi dari kroni rejim militer

Suu Kyi bela donasi dari kroni rejim militer

Diperbaharui 19 January 2013, 11:54 AEST

Pemimpin demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi, telah membela keputusan partainya untuk menerima donasi bagi dana pendidikan dari pengusaha yang dekat dengan mantan yunta.

"Biarkan mereka memberi donasi, jika mereka memberi untuk hal-hal yang baik," kata Suu Kyi.

"Saya tidak mengerti mengapa kita tidak dapat menerimanya. Jika itu uang ilegal, kita tidak akan menerimanya. Jika itu uang legal, mengapa tidak kalau untuk tujuan yang baik?"

Keputusan Liga Nasional bagi Demokrasi (NLD) pimpinan Suu Kyi untuk menerima uang dari kroni-kroni para jendral yang memerintah Myanmar selama puluhan tahun telah menimbulkan keheranan, mengingat perlawanannya terhadap rejim militer.

Para donor pada sebuah event pengumpulan dana partai Desember lalu antara lain Air Bagan, yang dimiliki oleh konglomerat terkemuka Tay Za, yang pernah dilukiskan oleh Amerika Serikat sebagai " kaki tangan rejim dan pedagang senjata".

NLD mengatakan menerima seluruhnya 500 juta kyat dari event tersebut, dengan hasil bersih 320 juta kyat setelah dipotong ongkos.

Dikatakan, uang tersebut akan digunakan untuk membantu memberi pendidikan gratis kepada 10,000 siswa.