DK PBB didesak merujuk kasus Suriah ke Mahkamah Internasional

DK PBB didesak merujuk kasus Suriah ke Mahkamah Internasional

DK PBB didesak merujuk kasus Suriah ke Mahkamah Internasional

Terbit 20 January 2013, 11:24 AEDT

Kepala Bidang Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa Navi Pillay mendesak Dewan Keamanan agar merujuk baku-hantam di Suriah kepada Mahkamah Pidana Internasional.
 

 Hal ini disampaikan pada waktu muncul bukti-bukti telah terjadi pembunuhan massal di kota Homs, Suriah Utara.

Wartawan BBC melaporkan, sebelumnya Dewan Keamanan tidak berbuat suatu apa ketika petinggi PBB tersebut menuntut agar kasus Suriah dirujuk ke Mahkamah tersebut.

Sejak itu, Navi Pillay menginstruksikan anak buahnya agar melakukan penyelidikan yang menghasilkan laporan yang menyimpulkan tentang jumlah korban yang sangat besar - setidaknya 60-ribu orang telah tewas sejauh ini dalam baku-hantam itu, artinya 5-ribu setiap bulan.

Dikatakan, harapannya adalah agar keterangan ini akan mendorong Dewan Keamanan bertindak.

Namun ternyata masing-masing pihak tetap berpendirian seperti sebelumnya.

Dari ke-5 negara pemegang veto - Amerika, Rusia, Cina, Prancis dan Inggris - hanya Inggris dan Prancis yang menandatangani petisi kepada Mahkamah Pidana Internasional.

Amerika, karena bukan anggota Mahkamah Pidana Internasional, tidak menandatangani, begitu pula Rusia dan Cina.