Lima tewas di Mesir dalam peringatan demo turunkan Mubarak

Lima tewas di Mesir dalam peringatan demo turunkan Mubarak

Lima tewas di Mesir dalam peringatan demo turunkan Mubarak

Diperbaharui 26 January 2013, 12:27 AEST

Lima orang tewas dalam bentrokan dengan polisi sementara demonstrasi memperingati dua tahun aksi protes menurunkan regim Mubarak  telah menggoyang Mesir.

Kepada kantor berita AFP dokter di rumah-sakit Suez mengatakan korban yang meninggal mengalami luka tembak di dada dan perut. Masih belum jelas apakah yang meninggal adalah warga sipil atau polisi.

Sementara itu Kementrian Kesehatan menjelaskan 379 orang mengalami luka-luka akibat bentrok dengan petugas keamanan di sembilan propinsi di Mesir.


Di Ismailia para pelaku demonstran membakar kantor-pusat partai Persaudaran Muslim.

Demonstran menuduh Morsi menghianati revolusi yakni dengan melakukan konsolidasi kekuasaan dengan Persaudaraan Muslim.

"Kami datang dua tahun yang lalu untuk menuntut dibubarkannya regim, namun tidak terjadi dengan sebenarnya. Morsi ternyata menggantikan Mubarak," kata salah seorang demonstran.

Setelah terjadi perubahan politik pada tahun 2011, Mesir mengalami kesulitan untuk mendapatkan keseimbangan dalam kepemimpinan pemerintahan yang mendapatkan legitimasi melalui pemilu serta penentang Mohammad Morsi yang menuduh pemerintah menghianati tujuan dari revolusi.

Mesir juga mengalami gejolak eknomi karena perolehan dari pariwisata dan investasi luar negeri mengalami penurunan.

Mata uang Pound Mesir terhadap dollar Amerika berada di titik terlemah sementara defisit APBN tidak menunjukkan tanda-tanda pemulihan.