KPK incar pejabat Kementerian Pertanian

KPK incar pejabat Kementerian Pertanian

KPK incar pejabat Kementerian Pertanian

Diperbaharui 1 February 2013, 11:14 AEST

Komisi Pemberantasan Korupsi,KPK, akan menyelidiki keterkaitan sejumlah orang, termasuk pejabat Kementerian yang diduga bakal terkait dengan kasus suap izin impor daging, menyusul penahanan Presiden Partai Keadilan Sejahterah, PKS, Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka.

Juru Bicara KPK, Johan Budi usai mengumumkan penahanan Luthfi Hasan Ishaaq (31/1) menjelaskan akan menelusuri semua pihak yang diduga mengetahui dan terlibat kasus suap itu.

Dalam tanya jawab dengan Jurnalis di gedung KPK, Johan menyatakan saat ini penyidik sedang mengumpulkan 2 alat bukti yang cukup untuk menjerat tersangka lain.

Tersiar kabar bahwa KPK telah memperoleh rekaman sadapan telefon antara Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq dengan Menteri Pertanian, Suswono yang juga kader Partai PKS.

Namun, Johan Budi mengungkapkan informasi komunikasi antara keduanya sebelum petugas KPK melakukan penangkapan di sebuah hotel di Jakarta (29/1), terhadap seorang tersangka yang membawa uang suap 1 miliar Rupiah, belum diperoleh dari penyidik.

“Saya belum dapat informasi, paling tidak belum sampai ke saya dari penyidik,” kata Johan Budi.

KPK juga tengah menelusuri kemungkinan apakah uang yang diduga buat suap itu adalah setoran untuk partai. Tapi Johan Budi menjelaskan bahwa saat ini baru diperoleh indikasi uang itu hanya diperuntukkan kepada Luthfi Hasan Ishaaq  seorang.

“Kita juga sedang menelusuri apakah uang itu untuk yang pertama, kedua atau ada yang ketiga dan keempat?” ungkap Johan.

KPK telah menggeledah sejumlah tempat untuk menggali bukti untuk mencari keterikan suap untuk memperoleh izin daging impor.

Salah satu yang digeledah adalah salah satu ruangan Direktorat Jenderal Peternekan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian.

Menteri Pertanian, Suswono kepada media mengklaim mendukung pengungkapan kasus dugaan suap ini.

“Saya sudah perintahkan kepada Dirjen Peternakan supaya berikan fasilitas penuh kepada KPK untuk mengungkap dan saya sudah mendukung,” kata Suswono.

Kasus ini mencuat setelah KPK menangkap tangan 3 orang yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dengan barang bukti uang senilai 1 miliar Rupiah.

Ketiga tersangka ditangkap ditempat berbeda dan seorang diantaranya yang tertangkap di hotel berkaitan dengan Luthfi Hasan Ishaaq, sedangkan dua lainnya adalah pengusaha yang diduga hendak mengurus izin impor daging.

Mundur dari PKS

Sementara itu, Luthfi Hasan Ishaaq menyatakan mundur sebagai Presiden PKS sebelum dibawa oleh mobil tahanan.

Luthfi yang telah mengenakan jaket berwarna putih bertuliskan 'Tahanan KPK' itu menyatakan dirinya tengah menghadapi masalah sehingga tidak dapat melaksanakan tugas organisasi.

“Sementara waktu organisasi harus berajalan dan tidak boleh berhenti meski saya sudah tidak bisa menjalankan organisasi Partai yang mengamantkan pada  (pemuilu) 2014 masuk dalam 3 besar,” jelasnya.

Luthfi akan segera mengajukan pengunduran dirinya kepada Majelis Syuro.