PM Shinzo Abe ingin ubah konstitusi Jepang pasca PD II

PM Shinzo Abe ingin ubah konstitusi Jepang pasca PD II

PM Shinzo Abe ingin ubah konstitusi Jepang pasca PD II

Terbit 1 February 2013, 9:51 AEST

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, mengatakan kepada Parlemen, ia berniat mengubah konstitusi Jepang pasca Perang Dunia Kedua.

Ia mengatakan, ia akan mulai dengan mengubah Pasal 96 konstitusi yang mengharuskan setiap amandemen konstitusi disetujui oleh mayoritas dua-pertiga Parlemen.

Sebelum kemenangannya dalam pemilu Desember lalu, Abe mengatakan bahwa ia ingin mempelajari kemungkinan mengubah definisi angkatan bersenjata Jepang dalam konstitusi.

Militer Jepang, yang dikenal sebagai Self-Defence Forces (SDF), saat ini dilarang mengambil aksi agresif dan peranannya terbatas pada membela negara.

Abe mengatakan, ia ingin menjadikan SDF sebagai militer penuh, suatu rencana yang mengkhawatirkan negara-negara Asia yang pernah diduduki Jepang di masa Perang Dunia Kedua.

Pasukan pendudukan Amerika memberlakukan konstitusi itu setelah Perang Dunia Kedua, tapi Pasal 9 yang melarang perang dijunjung tinggi oleh banyak orang Jepang.

Para pengritik konsitusi itu berpendapat, pasal tersebut mempersulit hak Jepang untuk membela diri.

Abe, seorang politisi generasi ketiga yang kakeknya adalah anggota kabinet pada masa Perang Dunia Kedua dan menjadi perdana menteri setelah perang, sudah lama menginginkan revisi.