Penyandera Alabama tewas setelah penggerebekan bunker

Penyandera Alabama tewas setelah penggerebekan bunker

Penyandera Alabama tewas setelah penggerebekan bunker

Diperbaharui 5 February 2013, 11:48 AEST

Seorang pria bersenjata yang menembak mati seorang sopir bis dan menyandera seorang anak laki-laki berusia lima-tahun di bunker bawah tanah selama hampir seminggu telah tewas dan anak tersebut selamat, kata FBI.

Agen-agen FBI memasuki bunker di Midland City di negara bagian Alabama itu untuk menyelamatkan anak itu, setelah khawatir ia terancam bahaya segera, kata agen khusus FBI, Steve Richardson.

Negosiasi dengan tersangka, yang diidentifikasi sebagai Jimmy Lee Dykes, 65 tahun, memburuk dalam 24 jam sebelumnya, kata Richardson dalam konferensi pers yang disiarkan di televisi.

"Dalam 24 jam terakhir, perundingan memburuk dan Dykes terlihat memegang senjata api," kata Richardson.

"Pada tahap ini, agen-agen FBI, yang khawatir anak itu terancam bahaya segera, memasuki bunker dan menyelamatkan anak itu."

"Tersangka tewas."

Sebuah sumber penegak hukum lokal mengatakan, sebuah granat pengaget diledakkan dalam operasi penyelamatan itu, tapi tidak ada rincian yang diumumkan.

Belum jelas bagaimana Dykes tewas.

Anak itu dirawat di RS lokal tapi ia tidak mengalami cedera fisik, kata Richardson.

Operasi penyelamatan itu dilakukan pada hari ketujuh ketegangan yang melibatkan Dykes, seorang pensiunan sopir truk dan veteran Perang Vietnam.

Dykes menahan murid TK itu pada hari Selasa lalu setelah menaiki sebuah bis sekolah dekat rumahnya dan menewaskan sopir bis dengan empat tembakan.

Motif penculikan masih belum jelas.