Asteroid melintas paling dekat Bumi minggu depan

Asteroid melintas paling dekat Bumi minggu depan

Asteroid melintas paling dekat Bumi minggu depan

Diperbaharui 8 February 2013, 13:42 AEST

Sebuah asteroid akan melintas dekat Bumi minggu depan dan menurut NASA ini merupakan lintasan terbang paling dekat bagi obyek seukuran itu. 

Asteroid 2012 DA 14, tidak sengaja ditemukan para ahli astronomi setelah melintas dekat planet Bumi Februari lalu, dan akan berada sekitar 27.700 kilometer diatas permukaan planet ini di saat melintas lagi nanti. 

Itu berada di luar atmosfir Bumi, tapi lebih dekat daripada orbit kebanyakan satelit cuaca dan komunikasi. 

Walaupun demikian dekat, NASA mengatakan tidak perlu kuatir. 

"Orbit asteroid ini sudah sangat diketahui dengan baik, sehingga kita bisa mengatakan dengan yakin bahwa bahkan dengan mempertimbangkan ketidak pastian orbit, asteroid ini akan melintas tidak lebih dari 27,700 kilometer dari permukaan bumi. Jadi tidak mungkin terjadi tabrakan dengan Bumi," kata Donald Yeomans dari et Propulsion Laboratory NASA.

Asteroid itu diramalkan akan melintas paling dekat dengan Bumi pada tanggal 15 February 15, sekitar jam 5:24am WIB plus minus satu atau dua menit, dan akan melintas di atas Samudra Hindia dekat Sumatra.

Benda langit itu akan kelihatan dengan bantuan teleskop di Eropa Timur, Australia dan Asia, demikian kata para ahli astronomi.

'Seperti bintang'

"Apa yang akan terlihat lewat teleskop kecil adalah sesuatu seperti bintang kecil, suatu titik sinar yang bergerak terhadap latar belakang bintang-bintang," kata Tim Spahr dari Pusat Planet Kecil Smithsonian Harvard.

Asteroid itu ukuran diameternya sekitar 45 meter, atau relatif kecil untuk ukuran benda langit. 

Walaupun demikian, kalau menghantam Bumi, dampaknya akan kira-kira sama dengan bom berkekuatan 2.4 megaton, cukup untuk meratakan suatu wilayah yang luas tapi tidak menimbulkan bencana global, kata Yeomans.

"Benda langit yang menghapuskan dinosaurus besarnya sekitar 10 kilometer," tutur Yeomans.

NASA memperkirakan suatu asteroid kecil seperti asteroid 2012 DA 14 terbang dekat planet Bumi rata-rata 40 tahun sekali, tapi hanya menghantam Bumi sekali dalam 1200 tahun. 

Kalau melihat pada statistik, itu berarti kita mungkin cukup aman untuk beberapa waktu ke depan, mengingat bahwa suatu asteroid serupa itu baru saja menghantam Bumi sekitar 100 tahun yang lalu. 

Para ahli astronomi telah mendeteksi sekitar 9,500 benda langit dengan berbagai ukuran yang melintas dekat Bumi, tapi diperkirakan jumlah itu hanya sepersepuluh dari jumlah yang sebetulnya ada.

AFP