Amnesty International kutuk perjanjian Australia-Selandia Baru

Amnesty International kutuk perjanjian Australia-Selandia Baru

Amnesty International kutuk perjanjian Australia-Selandia Baru

Diperbaharui 10 February 2013, 12:00 AEDT

Organisasi kemanusiaan Amnesty International telah mengutuk perjanjian kerja sama pencari suaka yang dilakukan antara pemerintah Australia dengan Selandia Baru.

Perdana Menteri Australia Julia Gillard telah mengumumkan Selandia Baru akan menampung 150 pencari suaka dari pusat penahanan imigrasi Australia setiap tahunnya, mulai tahun 2014.

Pihak oposisi Australia mengatakan seharusnya dialog antar negara dilakukan dengan fokus mencegah adanya pencari suaka.

Juru bicara Amnesty International, Alex Pagliaro, mengatakan ini adalah contoh pelarian atas tanggung jawab oleh pemerintah Australia.

"Amnesty International berpendapat langkah ini menunjukkan bahwa ada lagi sebuah negara yang berjalan ke arah yang salah dalam kebijakan pengungsi dan mengambil langkah untuk mencegah pengungsi mencari perlindungan, dan bukan menjalankan kewajibannya di bawah konvensi pengungsi," katanya.