Usaha penyelamatan warga desa Kepulauan Solomon terus berlanjut

Usaha penyelamatan warga desa Kepulauan Solomon terus berlanjut

Usaha penyelamatan warga desa Kepulauan Solomon terus berlanjut

Terbit 10 February 2013, 8:09 AEDT

Petugas penyelamat berusaha mengakses desa-desa yang terkena gempa di Kepulauan Solomon setelah gempa lanjutan terus terjadi di wilayah tersebut.

Para petugas tersebut berusaha mengunjungi desa-desa yang terpengaruhi oleh gempa dan tsunami.

Uap berbau tajam mendesis dari retak-retak di tanah tiga hari setelah gempa bumi berskala 8.0 menyebabkan tsunami yang menewaskan setidaknya 9 orang, menghancurkan desa-desa dan menyebabkan ribuan kehilangan rumah.

Belasan rumah lainnya dikabarkan hancur setelah getaran berskala 6.8 dan kemudian 7.0 yang terjadi Jumat (10/2) membuat masyarakat desa-desa melarikan diri ke wilayah yang lebih jauh dari permukaan laut karena takut terjadinya tsunami. 

Pemerintah Kepulauan Solomon telah menyatakan pulau Santa Cruz yang terpencil sebagai wilayah bencana setelah berbagai gempa lanjutan menyulitkan usaha bantuan.

Pejabat di ibu kota Honiara juga kesulitan untuk mendapatkan gambaran jelas mengenai kerusakan yang telah terjadi karena sistem komunikasi yang rapuh.

Prioritas utama

Organisasi Palang Merah mengatakan makanan, air dan tenda pengungsian sebagai prioritas utama untuk desa-desa yang terkena gempa. 

Pesawat milik Angkatan Udara Australia terbang di atas wilayah yang terpengaruhi pada hari Jumat dan mengonfirmasi kerusakan paling parah terjadi di ibu kota provinsi Lata. 

Pihak berwajib tidak memiliki kemampuan sampai saat ini untuk mengirimkan pesawat terbang angkut yang bisa mendarat di landasan di Lata, dan suplai bahan bantuan yang dikirimkan dari ibu kota Honiara memerlukan waktu satu hari untuk sampai ke tujuan. 

"Usaha mengirimkan bantuan terus terjadi walaupun terus ada getaran dan gempa lanjutan. Air dan makanan adalah prioritas," kata sekretaris jenderal Palang Merah, Joanne Zoleveke.

Sebuah kendaraan pengangkut besar yang membawa nasi, air, dan penjernih air diharapkan akan tiba Minggu pagi.  

AFP