Paus Benediktus umumkan pengunduran diri

Paus Benediktus umumkan pengunduran diri

Paus Benediktus umumkan pengunduran diri

Diperbaharui 12 February 2013, 11:18 AEST

Paus Benedict XVI mengejutkan dunia menyusul pengunduran pengunduran dirinya pada akhir bulan ini. Ia merasa telah uzur dan tidak kuat lagi menjalankan tugasnya.

Paus Benedict XVI mengaku sudah tidak terlalu kuat, baik secara fisik maupun mental untuk menjalankan tugas keseharian memimpin Vatikan.

Benedict akan menjadi Paus pertama sejak abad Pertengahan yang memutuskan untuk mundur.

Dalam sejarah Vatikan, Benedict adalah merupakan salah satu Paus tertua. Paus kelahiran Jerman 85 tahun yang lalu itu terpilih tahun 2005. Saat memimpin Vatikan, gereja Katolik  banyak diguncang serangkaian skandal pelecehan seksual terhadap anak.

Di mata konservatif, ia dianggap sebagai pahlawan. Namun, kaum Katolik liberal banyak menaruh curiga terhadapnya.

Kesehatan Paus telah menurun sejak beberapa bulan terakhir.

"Sudah dipastikan, bahwa kekuatan saya, karena usia lanjut, tidak lagi dapat memberi pelayanan Petrus," ujarnya dalam pidato yang disampaikan dalam bahasa Latin pada pertemuan kardinal di Vatikan.

Pihak Vatikan mengatakan penggantinya akan dipilih sebelum Paskah, akhir Maret mendatang.

Profile: Pope Benedict

  • Terlahir dengan nama Joseph Ratzinger, pada 16 April 1927 di Bavaria, Jerman.
  • Ayahnya, yang juga bernama Joseph, adalah seorang polisi.
  • Pernah bergabung Pemuda Hitler pada usia 14.
  • Diangkat sebagai pendeta di tahun 1951, mengajar teologi di beberapa universitas.
  • Diangkat sebagai Paus ke-265 pada 19 April 2005.
  • Menjadi Paus yang turun tahta sejak Paus Gregory XII di tahun 1415.

Menggunakan jubah merah dan dengan suara parau, Paus membacakan pernyataannya bahwa ia akan mengundurkan diri pada tanggal 28 Febuari. Pengumuman ini digelar di kediamannya, istana Apostolic di lapangan St Peter.

Juru bicara Vatikan, Federico Lombardi, mengatakan pertemuan antar kardinal akan digelar pada pertengahan Maret -15 hingga 20 hari pasca pengunduran Paus. 

"Pengunduran Paus tentunya mengejutkan," ujar Lombardi saat konferensi pers berlangsung.

Lombardi menegaskan bahwa pilihan Paus untuk mundur adalah keputusannya dan telah dipikirkan secara matang dan tidak ada hal yang mempengaruhinya.

Dalam pernyataannya, Paus juga mengatakan "... kekuatan pikiran dan tubuh sama-sama diperlukan, akan tetapi kesehatannya saya telah melemah dalam beberapa bulan terakhir, sehingga saya harus menerima untuk mengakui bahwa saya tidak mampu lagi  untuk memenuhi tugas-tugas yang telah dipercayakan ".

"Untuk alasan ini, tanpa ada paksaan dan keputusan yang jernih saya meninggalkan pelayanan Uskup Roma, Penerus Santo Petrus," katanya.

Paus mengatakan ia akan teta[ setia melayani Gereja dalam sisa masa hidupnya yakni terus mendedikasikan diri bersembahyang setelah pensiun.

A look back at the early life of Pope Benedict XVI 

 

ABC/wires