SBY minta penjelasan soal kasus impor daging

SBY minta penjelasan soal kasus impor daging

SBY minta penjelasan soal kasus impor daging

Terbit 13 February 2013, 18:49 AEST

Menteri Pertanian, Suswono dipanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  untuk menjelaskan prosedur impor daging sapi dan kasus dugaan suap impor daging yang melibatkan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq (13/2).

Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha menjelaskan SBY  ingin mendengarkan langsung penjelasan Suswono yang menjadi pembantunya di Kabinet seperti yang dijanjikan saat melakukan lawatan ke Afrika dan Timur Tengah.

Pertemuan berlangsung di Kantor Presiden selama sekitar satu jam. Menurut Julian, Presiden juga menginginkan agar Suswono tetap bekerja seperti biasa dan memfasilitasi KPK jika ada pengusutan terkait dugaan kasus suap impor daging sapi.
“lazimnya kan kita mesti mendukung siapapun pejabat publik untuk kerjsa sama dengan KPK,” kata Julian.

Sedangkan Menteri Suswono dalam jumpa pers setelah bertemu dengan Presiden mengaku telah memberikan semua laporan tentang semua prosedur impor daging sapi dan kasus dugaan suap yang disebut sebut berkaitan dengan proses impor dan  pengurusan izin impor daging sapi yang melibatkan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq.
Dia juga memberikan bantahan kepada Presiden bahwa dirinya terlibat.
“Yang jelas saya merasa tidak ada kaitan sama sekali dengaan kasus yang pak Lutfhi sedang hadapi,” ungkap Suswono.

Suswono juga menjelaskan bahwa kecil kemungkinan terjadi permainan dalam proses izin impor daging sapi karena melibatkan tiga Kementerian di bawah koordinasi Kementerian Perekonomian. Izin Impor juga telah memperketat perusahaan yang mendapat quota impor daging.
“Sekarang ini kecill peluangnya untuk orang bermain karena sudah ada rumusnya, misalnya kemampuan kapasitas, pengalaman impor dan pelanggaranyang pernah dilakukan,” katanya.

Kasus impor daging sapi mencuat setelah KPK melakukan tangkap tangan terhadap4  tersangka yang memberi dan menerima suap dan diduga berkaitan dengan pembagian dan pengurusan izin impor daging sapi.

Sementara komite persaingan usaha juga sempat menggelar pertemuan karena adanya laporan dugaan kartel dalam penentuan harga jual daging yang merugikan konsumen.