Rakyat Rusia panik melihat bola api meteor berjatuhan

Rakyat Rusia panik melihat bola api meteor berjatuhan

Rakyat Rusia panik melihat bola api meteor berjatuhan

Diperbaharui 16 February 2013, 9:48 AEDT

Sebuah meteor berkobar meledak di atas langit kota Chelyabinsk Rusia tengah bersama dengan pecahan gelas serta reruntuhan angkasa luar hingga menyebabkan ratusan orang mengalami luka-luka.

Kobaran api meteor menyala seperti lampu dalam suasana musim dingin yang kelabu melewati langit di atas kota Chelyanbinsk, sekitar 1.500 km sebelah timur Moskow.

Jatuhnya bola api yang kemudian meledak itu lalu diikuti oleh gelombang kaget  hingga meruntuhkan kaca-kaca jendela rumah.

Alarm mobil langsung berbungyi dan jendela-jendela pintu hancur di seluruh kota.

Menteri Dalam Negeri Rusia menyatakan setidaknya 1.200 orang termasuk diantaranya 200 anak-anak mengalami luka-luka.

Sejumlah gedung dihantam reruntuhan meteor, termasuk sebuah pabrik yang dindingnya runtuh akibat bola api meteor.

Meteor yang jatuh terlihat di atas langin meninggalkan jejak asap putih. Asap tersebut bahkan bisa dilihat hingga jarak 200 km di kota Yekaterinburg.

Warga setempat mendengar suaran seperti ledakan.

"Saya sedang menyetir, suasana sedikit gelap, tiba-tiba ada cahaya berjalan, " kata Victor Prokofiev, warga kota Yekaterinburg.

"Saya seperti buta dengan sorotan cahaya lampu yang berkekuatan cukup besar."

Di Jalan Lenin di kota Chelyanbinsk, hampir semua jendela kaca hancur, bahkan jendela pintu sejumlah tokoh lepas.

"Saya sedang berdiri di pemberhentian bus dengan pacar saya," kata Andrei.

"Kemudian ada kilatan lampu, dan saya lihat jejak asap putih di atas langit dan lalu saya merasakan adanya gelombang kejut yang menghancurkan jendela-jendela kaca. "

Sebuah tembok runtuh di pabrik seng Chelyanbinsk, namun sejauh ini belum ada ancaman kerusakan lingkungan.

Juru bicara Rosatom, PLTN Rusia, menyatakan operasi PLTN tidak terganggu termasu gudang pembuangan limbah dan pusat pengolahannya di daerah tersebut. 

Insiden ini termasuk jarang terjadi di Rusia.

Sebuah meteor pernah menghancurkan wilayah seluas 2.000 kilometer persegi di tahun 1908, menghancurkan jendela-jendela kaca  hingga jarak 200km dari tempat jatuhnya meteor.

Departemen Tanggap Darurat Rusia menggambarkan insiden hari Jumat kemarin sebagai hujan meteor dengan bentuk bola-bola api. Namun demikian tingkat radiasi meteor masih dianggap normal dan menyerukan warga untuk tidak panik.

"Saya menggaruk-garuk kepala berpikir apakah dalam sejarah ada banyak orang yang terluka secara tidak langsung karena adanya objek bola api seperti ini...kejadian in sangat-sangat jarang hingga menyebabkan banyak orang terluka," kata Robert Massey, deputi eksekutif Masyarakat Astronomi.

Sementara itu otoritas di Chelyanbinsk menyerukan agar warga tinggal di dalam rumah kecuali terpaksa misalnya harus menjemput anak sekolah.

Pihak otoritas juga menyatakan bunyi ledakan bisa terdengar hingga ketinggian 10.000 meter. Hal itu sejatinya sebuah pertanda sebuah  meteor masuk ke dalam atmosfir bumi.

Menurut Massey, dampak dari jatuhnya meteor ini tidak ada hubungannya dengan asteroid  2012 DA14 yang terbang ke bumi.

Lebih jauh Massey menjelaskan serangan meteor hari Jumat kemarin merupakan serangan yang menimbulkan korban terluka terbanyak dalam sejarah.

Ia menambahkan reruntuhan kecil angkasa luar terbakar di angkasa saat masuk ke dalam atmosfir dan menimbulkan cahaya yang kemudian disebut meteor. Hal ini terlihat jelas pada malam hari.

Namun sangat jarang ada objek yang cukup besar bisa masuk ke bumi sebelum meledak masuk menuju atmosfir terendah, sehingga menimbulkan gelombang kejut. Hal itu nampaknya yang terjadi hari Jumat kemarin.