Delapan anggota TNI tewas di Puncak Jaya

Delapan anggota TNI tewas di Puncak Jaya

Delapan anggota TNI tewas di Puncak Jaya

Terbit 21 February 2013, 20:06 AEST

Baku tembak antara aparat TNI dan kelompok sipil bersenjata terjadi di dua tempat berbeda tadi pagi (21/2) di Puncak Jaya, Papua. Akibat baku tembak itu delapan anggota TNI tewas.

Juru Bicara Daerah Militer, Kodam Cendrawasih, Jansen Simanjuntak kepada Radio Australia mengungkapkan, saat ini pasukan TNI di Puncak Jaya sedang berupaya mengevakuasi jenazah para korban dan mengamankan jalur evakuasi.

Jansen juga mengatakan sejumlah pasukan TNI yang berjumlah sekitar 30 orang sedang melakukan pengejaran di distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya.

“Yang di Tingginambut mereka harus membalas dan mengejar kalau tidak mereka akan diserang terus,” katanya.

Peristiwa di Tingginambut merupakan serangan kelompok bersenjata terhadap pos penjagaan 753 yang sedang dijaga oleh dua aparat. Salah satu diantaranya tewas  dalam baku tembak.

Ini adalah peristiwa serangan terhadap pos TNI yang pertama dalam dua tahun terakhir.

Sementara penyerangan dan penghadangan juga terjadi di distrik Sinak, Kabupaten Puncak sekitar 45 kilometer dari kota.

Dalam penghadangan di Sinak, 7 anggota TNI tewas.

“Mereka dihadang saat sedang mengambil alat komunikasi dari pos Koramil ke Bandara,” ungkap Jansen.

Jansen belum berani memastikan kelompok penyerang yang hampir bersamaan terjadi itu. Dia hanya menyebutnya sebagai kelompok bersenjata.

Wilayah Puncak Jaya memang kerap terjadi baku tembak antara kelompok bersenjata dengan aparat. Eskalsinya sempat memuncak pada akhir tahun lalu dan menjelang Pilkada setempat.

Topik: